Medan, (beritasumut.com) – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Burhanuddin Siagian menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1434 H/2013 H di Masjid At Taqwa, Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Kamis (27/6/2013). Pangdam dalam sambutannya mengatakan peringatan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW harus dijadikan sebagai momentum atas kemenangan dan peringatan yang besar serta mendalam tentang kualitas iman dan ibadah, bukan sekadar peringatan seremonial keislaman belaka tanpa bisa mengambil esensi dan makna darinya. Untuk itu hendaknya mampu mewujudkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi, keluarga, warga masyarakat maupun sebagai prajurit atau Pegawai Negeri Sipil. Lebih lanjut Pangdam menyampaikan tidak berapa lama lagi memasuki bulan suci Ramadhan 1434 H, bulan yang diagungkan dan bulan yang dimuliakan oleh seluruh umat muslim di dunia. Sebagaimana ibadah sholat, puasa ramadhan, tidak hanya berdimensi ritual atau rohaniyah saja, akan tetapi juga sarat dengan nilai-nilai sosial, jasmaniah, pengendalian diri serta menumbuhkan rasa empati dan simpati kepada orang lain yang berada dalam suasana menderita atau kesulitan.Tema peringatan Isra’ Mi’raj yaitu “Hikmah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW kita mantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam Pelaksanaan Tugas”. Nilai-nilai kebenaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ketika Isra’ Mi’raj adalah ibadah sholat lima waktu, dimana dengan ibadah sholat tersebut diharapkan adanya ghiroh atau semangat pembentukan karakter diri yang penuh disiplin, berdedikasi tinggi dalam pekerjaan, bersemangat, bertanggung jawab, ikhlas bekerja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut hendaknya dapat menjadi kontribusi positif bagi pembinaan diri prajurit dan PNS yang berkarakter Sapta Marga dan Panca Prasetia Korpri serta berjiwa Pancasila, yang selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang tertuang dalam Delapan Wajib TNI. Di akhir sambutannya Pangdam berharap hendaknya seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil beserta keluarga besar Kodam I/BB mampu mengambil hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW, sehingga dapat memberikan pemahaman yang mendalam serta keyakinan yang tinggi kepada umat muslim bahwa kehidupan di dunia sangat memerlukan sebuah kesadaran betapa pentingnya disiplin, kepatuhan dan kebersamaan.Sementara Ustadz Muhammad Hasbi Al Mawardi Lubis dalam tausiyahnya mengatakan bahwa bulan Rajab dalam kalender Islam merupakan bulan bersejarah, dimana Nabi Muhammad SAW pada malam 27 Rajab diperjalankan atau diisra’mi’rajkan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsho sebagai kuasanya Allah SWT. Kuasa Allah SWT melalui perjalanan Rasul yang menjadi utusannya memberikan arti dan makna yang tegas tentang kehendak Allah SWT yang tak bisa diubah oleh siapapun. (BS-001)