Jembatan Alternatif Sungai Belumai Tanjungmorawa ‘Telan’ Korban

Redaksi - Sabtu, 22 Juni 2013 22:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062013/beritasumut_Mayat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Tanjungmorawa, (beritasumut.com) – Penemuan sesosok mayat mengagetkan pekerja pembangunan jembatan Sungai Belumai di depan Kantor Direksi PTPN II, Jalan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Jumat (21/6/2013) sekira pukul 06.30 WIB.

Penemuan mayat tersebut berawal ketika salah seorang pekerja yang diketahui bernama Suwardi (51) mendengar suara terjatuh yang ternyata seorang lelaki tua. Selanjutnya temuan itu dilaporkan ke aparat polisi lalu lintas yang saat itu bertugas mengatur arus lalulintas di sekitar lokasi kejadian yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tanjungmorawa.

Mendapat laporan itu, aparat Polsek Tanjungmorawa dipimpin langsung Kapolsek Tanjungmorawa AKP Telly Alvin langsung turun ke lokasi kejadian. Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit PTPN II.

Kapolsek AKP Telly Alvin didampingi Kanit Reskrim Aiptu Eko Budi Pranoto kepada sejumlah wartawan di lokasi menuturkan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu buah tas berisi sejumlah uang, sarung dan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Berdasarkan KTP tersebut, korban diketahui bernama Ngadimin kelahiran 1928 atau berusia 83 tahun dan bertempat tinggaal di Dusun I, Desa Dagangkerawan, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

Menurut Kapolsek, pada jasad korban tidak ditemukan luka-luka yang disebabkan penganiayaan atau pembunuhan, melainkan korbaan mengalami luka pada tangan sebelah kanan yang patah dan kepala bagian belakang pecah yang kesemuanya diduga akibat terbentur dengan benda keras di Sungai Belumai.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan dan informasi di lapangan, korban yang diketahui keluarga dari suami Kepala Desa (Kades) Dagangkerawan saat itu memakai kaos berkerah warna abu-abu dan celana hitam tewas dengan posisi terlentang di pinggir Sungai Belumai sekira 5 meter dari lokasi pekerjaan jembatan.

Saat dievakuasi dari lokasi kejadian, jasad korban diangkat dengan mememakai tandu oleh beberapa personil aparat Polsek Tanjugmorawa.

Walaupun korban diduga tewas akibat kelalaian sendiri, namun tewasnya korban diduga karena kondisi lokasi pekerjaan pembangunan jembatan Sungai Belumai yang cukup rawan bagi yang melintas di sekitar lokasi pembangunan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi lokasi pembangunan yang tidak ada membuat pengamanan bagi warga yang melintas. (BS-028)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Anak Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Mayat Korban Dibuang ke Taput

Peristiwa

Bakamla RI Temukan Jenazah Warga Negara Taiwan Ngambang di Perairan Jakarta

Peristiwa

Usut Dugaan Penemuan Mayat, Polisi Geledah Kampus UNPRI Medan

Peristiwa

Warga Jalan Kelambir V Dihebohkan Penemuan Mayat Wanita di dalam Mobil Xenia, Diduga Korban Pembunuhan

Peristiwa

Hampir Sebulan di RSUPHAM, Jenazah Mr X Belum Dijemput Keluarga

Peristiwa

Temuan Mayat Pria di Jalan Selam Medan Ternyata Korban Pembunuhan