2.500 Siswa Mendapat Manfaat Perluasan Program USAID PRIORITAS di Labuhanbatu

Redaksi - Minggu, 16 Juni 2013 15:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062013/beritasumut_Erix-Iskandar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Kadis Pendidikan Labuhanbatu Iskandar menjelaskan rencana akselerasi program USAID PRIORITAS di Kecamatan Pangkatan dan Panai Hulu kepada Erix Hutasoit, Provincial Communication Specialist USAID PRIORITAS Sumatera Utara. Akselerasi ini akan memberik
Medan, (beritasumut.com) – Guna mempercepat perluasan penyediaan layanan pendidikan berkualitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu melakukan akselerasi program USAID PRIORITAS di dua kecamatan baru yaitu Pangkatan dan Panai Hulu. Percepatan ini akan menjangkau 12 SD, 4 SMP dan memberikan manfaat langsung kepada 2500 siswa.USAID PRIORITAS sendiri telah bekerja di Kecamatan Rantau Utara dan Bilah Hulu sejak Tahun 2012. Di kedua kecamatan ini USAID PRIORITAS bermitra dengan 18 SD/MI dan 6 SMP/MTs. “Dengan penambahan dua kecamatan baru, berarti pada tahun ini ada empat kecamatan yang akan mengimplementasikan layanan pendidikan berkelas dunia di Labuhanbatu,” terang Erix Hutasoit, Provincial Communication Specialist USAID PRIORITAS Sumatera Utara melalui surat elektronik, Rabu (12/6/2013).Erix Hutasoit mengatakan program USAID PRIORITAS dirancang untuk menyediakan layanan pendidikan dasar yang berkualitas. Di tingkat SD/MI mengembangkan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan). Di tingkat SMP/MTs mengembangkan CTL (Contextual Teaching and Learning. Selain itu USAID PRIORITAS juga membantu sekolah mampu mengimplementasikan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Pada tingkat kabupaten, USAID PRIORITAS membantu dinas pendidikan untuk menyusun rencana strategis, menghitung BOSP, menganalisis distribusi guru dan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.Lebih lanjut Erix Hutasoit mengatakan, program USAID PRIORITAS relevan dengan tujuan pendidikan abad 21. Pendidikan abad 21 ditujukan agar siswa memiliki keterampilan untuk bersaing di dunia global. Keterampilan itu meliputi: (1) critical thinking and problem solving, (2)collaboration across network and leading by influence, (3) agility and adaptability, (4) initiative and entrepreneurialism, (5) effective oral and written communication, (6) accessing and analyzing information, dan (7) curiosity and imagination.”Karena  itu perlu dikembangkan model pembelajaran dan tata kelola pendidikan yang mendukung tercapainya keterampilan-keterampilan tersebut,” tukas Erix Hutasoit lebih lanjut.Kadis Pendidikan Labuhanbatu Iskandar menyebut perluasan implementasi program USAID PRIORITAS sebagai realisasi komitmen Bupati Tigor Panusunan Siregar untuk menyediakan layanan pendidikan bermutu. Direncanakan dalam lima tahun, seluruh kecamatan telah bisa mengakses layanan pendidikan berkelas dunia yang dibiayai APBD.”Kami ingin semua siswa di Labuhanbatu mendapat pendidikan berkualitas, sehingga mereka berhasil di masa depan,” tukas Iskandar.Koordinator Daerah USAID PRIORITAS Labuhanbatu Agus Sanjaya Daulay mengatakan proses akselerasi di dua kecamatan baru segera dimulai. USAID PRIORITAS akan mendukung dinas pendidikan dalam mengimplementasian perluasan program tersebut.”Kita akan mulai dengan membantu merekrut dan menseleksi guru-guru, pengawas dan kepala sekolah terbaik sebagai tenaga fasilitator. Merekalah yang akan menjadi ujung tombak peningkatan mutu di dua kecamatan baru itu,” terang Agus Sanjaya.Program USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students) adalah program lima tahun  bernilai  83,7 juta USD  yang didanai oleh  United States Agency for International Development (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia. Di Indonesia, program ini dilaksanakan di tujuh provinsi (Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan).Di Provinsi Sumatera Utara pogram ini bekerja di 10 kabupaten/kota (Medan, Binjai, Deliserdang, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan) dan bermitra dengan 2 LPTK (Lembaga Pendidik Tenga Kepenidian) yaitu Universitas Negeri Medan dan IAIN Sumatera Utara. Program akan menjangkau 208 sekolah dasar, sekolah menegah pertama dan madrasah dan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 50.000 siswa. (BS-003)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

USAID PRIORITAS Bagikan 54.000 Buku Bacaan Berjenjang di Tapsel

Peristiwa

Komjen Anang Iskandar Jadi Kabareskrim

Peristiwa

Jambret, Zulham Iskandar Harahap Masuk Sel

Peristiwa

Anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan Bantu Safaruddin Lubis

Peristiwa

Pertahankan Sepeda Motor Baru, Iskandar Tewas Dibacok Perampok

Peristiwa

Plt Walikota Medan Apresiasi Program USAID PRIORITAS