Gatot Resmikan Jembatan Saba Bariba Tamiang

Redaksi - Minggu, 09 Juni 2013 20:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062013/beritasumut_Gatot-Resmikan-Jembatan-Saba-Bariba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
M Saima Putra
Panyabungan, (beritasumut.com) – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho meresmikan Jembatan Saba Bariba yang dibangun dari hasil swadaya masyarakat Kelurahan Tamiang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahad (9/6/2013).Peresmian ditandai dengan penguntingan pita oleh Gatot Pujo disaksikan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, tokoh masyarakat Kotanopan baik dari perantauan maupun bertempat tingal di daerah itu seperti Todung Mulya Lubis, Tamanah Lubis, Amsal Nasution, Aswin Parinduri, muspika, tokoh adat, alim ulama serta ribuan masyarakat setempat.Tokoh Masyarakat Tamiang Bidin dalam kesempatan itu melaporkan, jembatan yang dibangun di atas Sungai Batang Gadis itu merupakan urat nadi perekonimian masyarakat menuju lahan perkebunan dan persawahan.“Alhamdulillah, dengan dibangunnya jembatan penghubung ini, kami masyarakat sangat merasa terbantu. Tapi begitupun dalam pertemuan ini, kami masih mengharapkan perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah Madina maupun Sumut terkait perbaikan empat irigasi di wilayah kami, pembangunan jalan keliling dan pembanguna kubah masjid Kelurahan Tamiang,” katanya.Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam pertemuan itu menyebutkan bahwa pembangunan jembatan itu merupakan terobosan yang sangat baik dimana masyarakat bekerjasama dengan anak rantau untuk membangun daerahnya.“Kalau kita mengandalkan pemerintah saja pembangunan akan sulit untuk tercapai, karena tanpa infastruktur yang baik perputaran ekonomi tidak akan berjalan. Untuk itu, peran serta anak rantau dalam membangun suatu daerah sangat kita harapkan,” ujarnya.Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga sangat menharapkan adanya suatu forum percepatan pembangunan Madina yang lebih baik. Mudah-mudahan denga hadirnya forum ini dapat memberikan masukan yang positif menuju Madina yang madani.“Kita juga perlu menjaga adat istiadat, karena belakangan ini adat istiadat sudah mulai menipis. Kearifan lokal sudah mulai memudar, padahal selain agama, adat istiadat ini juga merupakan benteng moral, karenanya mari bergandengan tangan untuk mempertahankan adat istiadat ini,” harapnya.Sementara Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Madina yang masih memberikan kepercayaan kepadanya  untuk memimpin  Sumatera Utaran ke arah yang lebih baik.Ucapan terima kasih juga disampaikan Gatot kepada anak rantau Kelurahan Tamiang yang sudah mau membantu pemerintah untuk membangun daerahnya. ”Forum percepatan pembangunan ini kita harapkan menjadi saran dan masukan positif kepada kita semua untuk pembangunan Madina ke arah yang lebih baik,” ujarnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ditanya Soal Wakil Gubernur, Erry Serahkan Partai Pendukung

Peristiwa

Erry Nuradi Segera Jadi Gubernur Sumut Definitif

Peristiwa

Usai Dibina, Eks Gafatar Tanggungjawab Kabupaten/Kota

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Galakkan Wirid Malam Jumat

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Menkumham

Peristiwa

Plt Gubernur Sumut Resmikan Masjid Al Uswah Nias Barat