Tanjung Morawa, (beritasumut.com) – Hermawan alias Kriwil (36), karyawan outsourching PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Tanjung Morawa masih mendapat perawatan tim medis di Rumah Sakit Gren Medistra, Lubuk Pakam.Hermawan mengalami luka di bagin wajah dan kaki kanannya saat melakukan penyambungan kabel Tegangan Tinggi tepatnya di Simpang Permina, Tanjung Morawa Senin(3/6/2013) kemarin.Korban tersengat aliran listrik kabel tegangan tinggi pada saat korban sedang memperbaiki kabel yang terputus dengan menggunakan alat bantu tali. Tanpa diketahui aliran listrik yang semula dipadamkan tiba-tiba memiliki aliran tinggi dan korban langsung kesetrum. Terlihat wajah dan kaki korban terbakar, kata salah seorang teman korban kepada di Tanjung Morawa, Kamis (6/6/2013).Melihat korban sudah tergantung di tiang listrik tanpa pergerakan, beberapa karyawan outsourching PT PLN Ranting Tanjung Morawa langsung mengambil tangga dan menurunkan korban serta membawanya ke rumah sakit.Pada saat perbaikan jaringan yang terputus itu, tidak ada satu orang pun pegawai PLN yang terlihat untuk mengawasinya. Pekerjaan menyambung kabel tegangan tinggi itu sebenarnya bukan tanggungjawab karyawan outsourcing melainkan tugas pegawai PLN, tuturnya.Menyikapi pernyataan karyawan outsourcing PT PLN Ranting Tanjung Morawa, sejumlah masyarakat menyarankan agar pihak kepolisian menyelidiki kasus ini karena kuat dugaan ada petugas PLN yang segaja menciderai korban. Atas peristiwa itu Kepala Ranting PLN Tanjung Morawa dianggap yang paling bertanggungjawab.Sementara itu, Kepala Ranting PLN Tanjung Morawa Anggiat Purba ketika dikonfirmasi menjelaskan pada kejadian itu sebenarnya tidak ada tegangan hanya induksi (arus sesaat). Karena pada saat perbaikan jaringan itu cuaca mendung, katanya. (BS-028)