Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Dzulmi Eldin menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya pasangan suami istri (Pasutri) Marlon Ginting (58) dan Mariani Br Sitepu (54), setelah api melalap rumah mereka di Jalan Karet Raya, Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Ahad (2/6/2013) sekitar pukul 10.30 WIB. Selain menewaskan pasutri tersebut, api juga menyebabkan Dimas (24) mengalami luka bakar cukup parah dan kini menjalani perawatan intensif di RS Adam Malik, Medan.“Atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya kedua korban,” kata Eldin didampingi Sekda Syaiful Bahri Lubis, Asisten Pemerintahan Musadat Nasution, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan Hanna Lore Simanjuntak, Kabag Tata Pemerintahan Pahri Matondang dan Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting ketika melihat jenazah pasutri tersebut di Instalasi Jenazah RS Adam Malik.Eldin pun tak dapat menyembunyikan rasa haru dan sedihnya saat melihat jenazah kedua pasutri tersebut. Kedua matanya tampak merah dan berkaca-kaca. Ditambah lagi sejumlah keluarga korban yang berada di instalasi jenazah tak kuasa menahan tangis sehingga menambah keharuan. Eldin berharap keluarga yang ditinggalkan tabah dan bersabar menghadapi cobaan yang sangat berat ini.Sebagai ungkapan duka dan prihatin, Eldin selanjutnya menyerahkan bantuan dua peti jenazah kepada keluarga korban. Selain itu juga menyerahkan bantuan materil untuk digunakan pada prosesi pemakaman kedua korban sehingga berjalan dengan lancar. “Kita berupaya sebisa mungkin melakukan penanganan dengan memberikan bantuan terhadap warga kita yang mengalami musibah kebakaran seperti ini. Untuk kedua korban ini, kita telah memberikan bantuan dua peti jenazah serta memberikan bantuan ke rumah duka sehingga prosesi pemakaman kedua korban berjalan dengan lancar,” ungkapnya.Selain itu, lanjut Eldin, Pemko Medan juga akan membantu biaya perobatan Dimas yang kini masih menjalani perawatan intensif di RS Adam Malik. Apalagi setelah Eldin melihat langsung kondisi korban. Tubuhnya mengalami luka bakar yang cukup serius di bagian badan dan kaki. Luka itu menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring lemah. Matanya tampak berkaca-kaca ketika Eldin menemuinya. Dengan penuh rasa kasih, Eldin pun berharap dan mendoakan agar anak korban cepat sembuh. Untuk itu dia minta kepada petugas medis yang menangani anak korban agar benar-benar melakukan perawatan dengan baik.Sementara itu Camat Medan Tuntuntan Gelora Ginting menjelaskan kronologis kebakaran. Amuk si jago merah berawal dari satu unit mobil pick-up yang sedang mengisi bensin galon eceran dalm kondisi mesih mobil tetap menyala. Entah bagaimana terjadi korsleting dan api menyambar bensin dan galon eceran. Api dengan cepat membesar dan menyambar rumah, termasuk mobil yang ada dalam garasi di rumah tersebut.“Kebakaran ini menyebabkan 1 unit rumah hangus terbakar, sedangkan tiga rumah yang berada di samping kiri, kanan dan belakang rumah juga ikut terbakar tapi tidak parah. Jadi total rumah yang terbakar sebanyak 4 unit. Sedangkan korban jiwa yang meninggal dua orang yakni Marlon Ginting dan Marian Br Sitepu. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar cukup serius adalah Dimas,” papar Gelora Ginting. (BS-024)