Puluhan Pohon di Medan Diduga Diracun

Redaksi - Sabtu, 20 April 2013 21:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042013/beritasumut_Pohon-Mati.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Medan, (beritasumut.com) – Puluhan pohon di sepanjang Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, kondisinya perlahan-lahan mengering dan mati. Pohon-pohon yang sudah tidak berdaun tersebut diduga mati akibat diracun.

“Saya tidak tahu apa nama zat yang disuntikkan ke batang pohon itu. Kami lihat beberapa pria menyuntikan batang pohon di malam hari. Lalu selang beberapa hari saja pohon langsung mati mengering,” ujar warga yang tak mau namanya disebutkan di Mean, Jumat (19/04/2013).

Menyikapi persoalan itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Khobar Peduli Umat (KPU) Sumut Rifai Nasution mengatakan dengan adanya kejadian tersebut, semakin menunjukkan lemahnya kinerja Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu.

Menurutnya, pohon-pohon di pinggir jalan itu bermatian diduga akibat tidak adanya pengawasan DInas Pertamanan. Kejadian ini sangat naif sekali. Bagaimana bisa dinas yang jumlah pegawainya mencapai ratusan orang tidak melakukan pengawasan sehingga pohon-pohon di pinggir jalan bermatian.

"Jangan salahkan siapapun kenapa pohon-pohon itu bermatian. Akibat peristiwa ini seharusnya Kadis Pertamanan instrospeksi sudah sejauhmana yang dilakukan dalam memperindah wajah Kota Medan," paparnya.

Menurutnya, apabila kinerja Kadis Pertamanan tidak diperbaiki dan masih terus seperti sekarang, maka tidak hanya pohon yang akan dirusak orang. Tindakan kriminal juga akan semakin merajalela di Medan karena lampu penerangan jalan dibiarkan terus padam tanpa ada upaya perbaikan.

"Sebentar lagi kalau lampu jalan dibiarkan padam seperti di Jalan Layang Amplas, maka kita memastikan Kota Medan akan menjadi kota koboi, karena akan sering terjadi tindak kriminalitas. Untuk itu harus ada tindakan tegas dari Walikota Medan dalam menyikapi kinerja Kadis Pertamanan yang tidak becus didalam menjaga keindahan Kota Medan," tandasnya. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Soal Pengadaan Lahan Kuburan dan RTH, Kadis Pertamanan Medan Salahkan TRTB

Peristiwa

Hubungan Sri dan Zulkifli Sitepu Soal Retribusi Dipertanyakan

Peristiwa

Ratusan Pegawai Dinas Pertamanan Medan Demo Tuntut Kadis Mundur

Peristiwa

Pemilik Semba Cafe Medan Belum Punya Itikad Baik Bayar Pajak

Peristiwa

Dipasangi Reklame, Taman di Medan Semakin Semrawut

Peristiwa

Plt Walikota Medan Jangan Lindungi Kadis Pertamanan