Usai UN, Pelajar di Medan Ugal-ugalan

Redaksi - Sabtu, 20 April 2013 17:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042013/beritasumut_UN.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

Medan, (beritasumut.com) – Setelah melaksanakan Ujian Nasional (UN) selama empat hari, Siswa SMA Sederajat di Kota Medan membuat ulah di jalan raya dengan ugal-ugalan mengendarai sepeda motor. 

Pantauan wartawan, Kamis (18/04/2013), setelah melewati masa-masa menegangkan menghadapi UN, mereka pun berkonvoi di jalanan. 

Ulah para pelajar ini sangat mengganggu kelancaran arus lalulintas. Seperti di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan, para pelajar menguasai seluruh badan jalan.

Mereka berkonvoi dengan sepeda motor masing-masing. Dengan seragam baju yang sudah dicoret-coret mereka pun menggangu lalulintas di kawasan jalan tersebut.

Akibat ulah para pelajar itu, tak terelakkan lagi disepanjang ruas Jalan Sisingamanagaraja terjadi kemacatan panjang. 

Sayangnya, meski begitu lama kemacatan terjadi, tidak ada upaya atau tindakan yang dilakukan pihak yang berwenang untuk mengatasi kemacatan tersebut. 

Padahal, saat melakukan konvoi, mereka juga tidak menggunakan helm.

Sebelum malakukan konvoi, para pelajar yang telah melaksanakan UN selama empat hari menyempatkan diri untuk melakukan corat-coret pakaian sekolah mereka. 

Pantauan wartawan, mereka seperti tidak peduli pakaian mereka masih baru atau tidak. Para siswa terus melakukan aksinya sehingga pakaian mereka penuh dengan coretan dan gambar serta tanda tangan.

"Namanya juga sudah menjadi tradisi bang, kitakan udah selesai UN, jadi yang saling coret baju. Ini juga kami lakukan untuk kenang-kenagan kok, bang, karena kalau nanti kami lulus, kami kan gak bisa lagi ketemu satu dengan lainnya setiap hari, karena kami masing-masing harus melanjutkan sekolah. Jadi ya gak apa-apalah bang," ujar Rian, salah seorang pelajar yang melakukan corat-coret baju dan celananya.

Namun demkian, banyak juga siswa yang terlihat tidak ikut-ikutan teman lainnya yang melakukan coretan baju. Mereka hanya menyaksikan teman-temannya melakukan coretan baju. "Sayang, bang, masih bisa dipakai adik pakaiannya. Masih layak pakai kok bang," ungkap Desti, salah seorang pelajar yang asyik melihat teman-temannya melakukan corat-coret pakaian mereka. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern