Medan, (beritasumut.com) – Persoalan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) khususnya di Kota Medan terus mencuat. Hingga pelaksanaan UN di hari kedua, masih ditemui kekurangan naskah soal, Selasa (16/04/2013). Seperti yang terjadi di SMA Negeri 5 Medan, terjadi kekurangan naskah soal sebanyak 11 set untuk mata ujian Fisika jurusan IPA.
Pengakuan Kepala SMAN 5 Drs Sutrisno kepada Ketua Komisi B DPRD Medan Srijati Pohan saat melakukan peninjauan pelaksanaan UN, mengaku kekurangan naskah ujian sebanyak 11 set.
“Untuk mengatasi kekurangan naskah soal tersebut, kami terpaksa memfotokopi soal dan setiap masing-masing soal semuaanya berbeda. Ini kami lakukan sesuai anjuran Dinas Pendidikan Kota Medan dan saat fotokopi kami dikawal aparat kepolisian untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan,” terang Sutrisno.
Pada kesempatan itu juga, Sutrisno didampingi Guru PKS Daniel juga menjelaskan, pada hari kedua pelaksanaan UN dengan mata ujian Sosiologi dan Bahasa Inggris untuk jurusan IPS, sedangkan untuk jurusan IPA yakni Fisika dan B Inggris diikuti 532 siswa. Dua orang tidak bisa ikut ujian karena sakit.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Medan Srijati Pohan menganjurkan agar pihak sekolah tetap berpedoman kepada aturan yang berlaku. Selanjutnya pihak sekolah diharapkan cepat mengantisipasi segala kekurangan guna menghindari keterlambatan siswa mengerjakan soal.
Sebelumnya, Srijati Pohan bersama Anggota Komisi B Salman Alfarisi meninjau pelaksanaan UN di SMAN 2 dan selanjutnya di SMAN 14. Pada kesempatan itu, Kepala SMAN 2 Abduh Siregar memaparkan sampai pelaksanaan UN hari kedua masih berjalan lancar.
Dikatakan, siswa SMAN 2 yang ikut ujian sebanyak 1346 siswa dan seluruhnya hadir. Sedangkan terobosan yang dilakukan pihak SMAN 2 berupa bimbingan dan latihan ujian try out. Bahkan pihaknya pun selalu mendatangkan tokoh pendidikan ke sekolah. Tujuannya untuk memberikan motivasi dan semangat kepada siswa untuk belajar lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Parluhutan melalui Kabid Dikmenjur Marasutan kepada wartawan menyebutkan untuk Kota Medan ada beberapa sekolah yang akan melakukan ujian susulan pekan depan akibat tidak mendapat naskah soal.
Seperti SMAN 10 Medan untuk jurusan IPA sebanyak 130 orang, MAN 2 sebanyak 29 orang. Sedangkan untuk Paket C jurusan IPA sebanyak 49 orang, keseluruhan peserta akan dilakukan ujian susulan kolektif.
Ditambahkan Marasutan, untuk SMA di Medan peserta ujian sebanyak 22.559 siswa, untuk SMK sebanyak 16.906 siswa, MA 2.119 siswa dan untuk Paket C sebanyak 1.310 siswa. Total sebanyak 42.894. (BS-001)