Panyabungan, (beritasumut.com) – Seribuan pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, gagal mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama karena naskah soal UN kurang, Senin (15/04/2013). Para siswa siswi tersebut terpaksa harus mengikuti UN susulan pada 22-25 April 2013.
Kadis Pendidikan Madina Imron Lubis melalui Kabid Dikmenjur Iwan Efendi Harahap SPd yang dikonfirmasi di Panyabungan, Senin (15/04/2013), membenarkan adanya seribuan pelajar yang belum UN karena naskah UN yang datang ke Madina kurang.
Siswa siswi yang gagal itu kebanyakan siswa dari jurusan IPS. Pelajar yang tidak ikut UN pada hari pertama sebanyak 1.487 peserta dari 14.990 peserta UN se Kabupaten Madina.
Sekolah yang kekurangan naskah UN ada sebanyak 21 sekolah yakni SMA Negeri 1 Panyabungan 74 murid jurusan IPS, SMA Muhammadiyah 13 Panyabungan 23 murid IPS, SMAN 1 Kotanopan 63 murid IPS, SMAN Muara Sipongi sebanyak 35 murid IPS, SMAN 1 Tambangan 39 murid IPS, SMAN Batang Natal 75 murid IPS, SMAN Sinunukan 50 murid IPS, SMAN Natal 62 murid IPS, SMAN 1 Muara Batang Gadis 25 murid IPS, SMAN 1 Batahan 68 murid IPS, SMAN 1 Hutabargot 31 murid IPS, SMAN 3 Panyabungan 64 murid IPS, SMAN 1 Naga Juang 22 murid IPS, SMAN Siabu 96 murid IPS.
Kemudian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Panyabungan 111 murid IPS, MAN Natal 28 murid IPS, MAN Siabu 75 murid IPS, MAN Simaninggir 56 murid IPS, MAN Kase Rao-Rao 51 murid IPS. Sementara MA Mustafawiyah IPA dan IPS tidak ada yang mengikuti UN karena naskah kurang. IPA sebanyak 369 murid dan IPS 535 murid.
Masih menurut Kabid Dikmenjur, berdasarkan informasi dari provinsi, kekurangan naskah UN karena kesalahan percetakan di pusat. Siswa siswi IPS yang tidak bisa mengikuti UN pada hari pertama akan mengikuti ujian susulan pada 22-25 April 2013 mendatang, paparnya. (BS-026)