Perawat Harus Berempati Merawat Pasien

Redaksi - Selasa, 02 April 2013 23:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042013/beritasumut_Perawat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Medan, (beritasumut.com) – Perawat yang andal tentunya bukan hanya cekatan dalam memberikan asuhan keperawatan, pintar dalam menggunakan alat-alat medis tetapi juga harus memiliki etika dan empati dalam merawat pasien. Selain itu harus mampu memberikan keramahan kepada seluruh pasien maupun keluarganya sekaligus memberikan pelayanan secara professional.

Demikian disampaikan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam acara jamuan makan malam dengan peserta 2013 Medan International Nursing Confrence di Garuda Plaza Hotel, Medan, Sumatera Utara, Senin (01/04/2013) malam. Untuk itu Walikota berharap agar konferensi ini mampu menghasilkan keputusan-keputusan guna meningkatkan skill dan SDM para perawat.

“Ada 3 hal yang mau saya sampaikan dalam konferensi keperawatan ini, pertama bagaimanan meningkatkan SDM para perawat. Kedua, meroformasi moral para perawat. Selama ini perawat kurang memberikan pelayanan yang baik kepada pasien maupun keluarganya. Sedangkan yang ketiga, bagaimana menyediakan sarana dan prasarana yang media bagi para perawat,” kata Walikota.

Di  samping itu Walikota juga berharap agar konferensi keperawatan ini dapat menghasilkan keputusan yang strategis dalam rangka mengingkat derajat kesehatan masayarakat. Sebab, masalah kesehatan kini menjadi prioritas utama yang dilaksanakan Pemko Medan selain bidang pendidikan, ekonomi, maupun yang lainnya.

Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Walikota menjelaskan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan telah mengoperasikan sejumlah puskesmas selama 24 jam. Jadi kapan saja warga yang ingin membutuhkan perawatan kesehatan dapat dilayani dengan baik. Selain itu setiap puskesmas dilengkapi dengan 5 orang  dokter. Dari 5 dokter,  3 merupakan dokter umum dan 2 lagi dokter gigi.  Ditambah lagi dengan kehadiran dokter spesialis yang datang secara rutin.

“Hal ini saya lakukan agar seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan di bidang kesehatan dengan baik. Artinya, setiap warga yang datang berobat ke puskesmas harus dilayani dengan sebaik mungkin. Selain pelayanan, warga juga dapat merasakan pelayanan medis langsung dari dokter,” ungkapnya.

Terkait dengan pelayanan, Walikota menyatakan keinginannya untuk merlakukan reformasi moral, khususnya terhadap tenaga perawat di RSUP dr Pirngadi Medan. Dia ingin perawat yang bertugas di rumah sakit milik Pemko Medan itu sama seperti dengan perawat-perawat yan g bertugas di rumah sakit milik swasta seperti RS Colombia Medan. “Dengan perawatan seperti itulah, maka pasien maupun keluarganya akan merasa lebih nyaman,” paparnya.

Selanjutnya, Walikota yang hadir bersama Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MM, serta sejumlah pimpinan SKPD  mengimbau agar Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara  mampu menghasilkan lulusan perawat yang berkompeten serta dapat menjalin kerjasama dengan pihak-pihak rumah sakit serta asosiasi keperawatan guna lebih meningkatkan lagi kualitas para perawat khususnya di Kota Medan.

“Sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan, peranan perawat sangat strategis terutama dalam mendukung kesembuhan pasien. Untuk itu perawat ketika memberikan perawatan harus lebih ramah dan profesional sehingga masyarakat mau menggunakan pelayanan kesehatan yang diberikan. Dengan demikian mereka tidak terobsesi lagi berobat ke luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Keperawatan USU dr Dedi Ardinata MKes dalam laporannya menjelaskan, 2013 Medan International Nursing Confrence ini diikuti lebih kurang 330 peserta yang berasal dari sejumlah kota di Indonesia. Tujuan konferensi ini dilaksanakan untuk meningkatkan komptensi tenaga perawat sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitasnya. Untuk itu mereka mendatang sejumlah keynote speaker yang berasal dari Amerika serikat, Thailand, Phbilipina dan Malaysia. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Peristiwa

Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

Peristiwa

Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

Peristiwa

Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

Peristiwa

Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

Peristiwa

Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk