Pegawai Honorer Dinas Pertamanan Medan Terancam Cerai Massal

Redaksi - Minggu, 31 Maret 2013 18:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032013/beritasumut_Pemko Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

Medan, (beritasumut.com) – Pegawai Honorer Dinas Pertamanan Kota Medan terancam cerai massal. Penyebabnya, sejak Januari hingga akhir Maret ini pegawai honorer tak kunjung gajian.

Informasi yang diperoleh, Ahad (31/12/2013), sejumlah pegawai honorer pria Dinas Pertamanan Medan belakangan ini kerap terlibat cekcok dengan istri. 

Cekcok dipicu karena sang suami tak bisa membelanjai rumah tangga karena gaji yang diharapkan setiap bulannya, hingga saat ini tak kunjung cair.

Akibat tak tahan terus-terusan di bawah impitan ekonomi, sejumlah istri yang bersuami pegawai honorer Dinas Pertamanan Medan dikabarkan siap-siap menceraikan suaminya.

Sementara itu, saat pegawai honorer menanyakan kapan gajian, pejabat di Dinas Pertamanan mengatakan gaji akan cair asalkan Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu mau tanda tangan.

Disebut demikian, karena gaji untuk para honorer sebenarnya sudah ditampung dalam APBD Medan Tahun Anggaran 2013 dan untuk pencairannya tinggal tekenan Kadis Pertamanan.

Selain galau karena tak kunjung gajian, pegawai honorer juga jantungan. Penyebabnya, beredar kabar Kadis akan memecat sejumlah pegawai honorer lalu menggantinya dengan pegawai honorer bawaannya.

Namun "derita" pegawai honorer Dinas Pertamanan tampaknya tak cukup sampai di situ. Para pegawai honorer juga diwajibkan turun ke lapangan baru-baru ini.

Tanpa pandang bulu pria wanita, pegawai honorer diperintahkan Kadis Zulkifli Sitepu turun ke lapangan untuk mengejar target Kota Medan meraih Piala Adipura Kencana.

Dalam mengejar target Piala Adipura Kencana ini, Kadis Pertamanan tidak cukup hanya mengerahkan pegawai honorer maupun PNS. Istri pegawai juga dilibatkan, termasuk yang sedang mengandung.

Sontak kebijakan tersebut mendapat perlawanan meskipun secara tidak langsung. Pegawai yang istrinya sedang hamil hanya melarang istrinya untuk tidak ikut lagi melakukan pembersihan sejumlah taman.

Pegawai honorer berharap, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sebagai pimpinan yang sangat peduli terhadap bawahan menginstruksikan Kadis Pertamanan mencairkan gaji pegawai honorer.

Gaji tersebut sangat dibutuhkan untuk membutuhi kehidupan sehari-sehari terutama bagi yang sudah berumah tangga sekaligus mencegah terjadinya cerai massal pegawai honorer Dinas Pertamanan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Soal LPJU, Dinas Pertamanan Medan Diminta Merespon Pakai Hati

Peristiwa

Dinas Pertamanan Medan Bukan Melakukan Pemangkasan Pohon Tapi Penebangan

Peristiwa

Dinas Pertamanan Medan Harus Tebang Pohon Tua

Peristiwa

Dinas Pertamanan Medan Diminta Serius Tanggapi Informasi BMKG

Peristiwa

Dinas Pertamanan Medan Harus Serius Merawat Pohon

Peristiwa

Korupsi Rp150 Juta, Mantan Pejabat Dinas Pertamanan Medan Divonis Setahun Penjara