Persoalan Uang Jamsostek Karyawan PTPN II Mulai Terkuak

Redaksi - Selasa, 26 Maret 2013 02:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032013/beritasumut_Jamsostek2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

STM Hilir, (beritasumut.com) – Gonjang-ganjing masalah dana Jamsostek di Kantor Cabang PT Jamsostek Tanjung Morawa, mulai terkuak. Berdasarkan penelusuran wartawan ditemukan berbagai kejanggalan. Diduga, hal ini tidak terlepas atas kerjasama antara oknum Pejabat PTPN II dengan oknum petugas Jamsostek Tanjung Morawa.

Seperti dialami Suparmin (54) karyawan PTPN II Kebun Limau Mungkur yang menetap di Dusun IV Tanah Merah, Desa Lau Barus Baru, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Tanpa sepengetahuannya, uang Jamsostek miliknya di Kantor Cabang Jamsostek Tanjung Morawa dapat diambil oleh oknum-oknum pejabat PTPN II Kebun Limau Mungkur dengan mengandalkan surat kuasa. Melihat masa kerja Suparmin di perkebunan milik BUMN itu, tidak mungkin dana Jamsostek miliknya hanya Rp10.200.000, ungkap salah seorang keluarga Suparmin di STM Hilir, Senin (25/03/2013).

Yang membuat Suparmin semakin pusing, kartu Jamsostek miliknya sebenarnya masih terboroh di Bank BRI Cabang Kayu Besar karena Suparmin merupakan salah seorang karyawan yang mendapat pinjaman dari Bank BRI Kayu Besar yang diusulkan oleh PTPN II beberapa tahun lalu. 

“Kami pihak keluarga pusing, apakah di Kantor Cabang Jamsostek Tanjung Morawa dapat dicairkan dana Jamsostek seseorang tanpa membawa kartu peserta Jamsostek yang bersangkutan,” tanya mereka yang salah seorang dinataranya Ketua Serikat Pekerja (SP) di Kebun Limau Mungkur.

Untuk membongkar permasalahan dana Jamsostek ini, mereka berharap Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution menindak oknum-oknum yang berani mengeluarkan hak karyawan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Karena mereka yakin, selain Suparmin, masih banyak hak karyawan tentang dana Jamsostek dikeluarkan tanpa sepengetahuan mereka.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Serikat Pekerja Merdeka PTPN II M Josem Ginting SH saat melakukan rapat di Puri PTPN II mengatakan, untuk mengetahui bagaimana sebenarnya permainan dana Jamsostek ini pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengerahkan karyawan PTPN2 yang tergabung dalam SP Merdeka mempertanyakan hal tersebut. Karena kerugian karyawan juga merupakan kerugian dari pihak SP Merdeka.

"Untuk mengetahui siapa saja nantinya terlibat dalam permainan dana Jamsostek karyawan maka dalam waktu dekat ini kita akan mendatangi Kantor Cabang Jamsostek Tanjung Morawa dengan mengerahkan karyawan PTPN II sekitar 6.000 orang," kata Josem Ginting.

Kepala Pelayanan Cabang PT Jamsostek Tanjung Morawa Zulkifli ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan pihak PTPN II jangan seenaknya untuk menuding dan menyalahkan kinerja Jamsostek Cabang Tanjung Morawa karena tudingan itu belum tentu betul. Apalagi mengusulkan pimpinan mereka dicopot jabatannya, itu namanya sudah memvonis. Disinggung tentang kebenaran tudingan ini, Zulkifli berdalih tidak memiliki wewenang untuk menjawab pertanyaan wartawan. 

Mencuat masalah dana Jamsostek ini berawal ketika Mujino dan Misno keduanya mantan karyawan PTPN II Kebun Limau Mungkur, mengambil uang Jamsostek karena keduanya sudah pensiun. Anehnya saat kedua mantan karyawan ini mengklaim dana yang selama ini dipotong pihak perusahaan, petugas Jamsostek Tanjung Morawa malah menjelaskan uang mereka sudah diambil salah seorang Pejabat PTPN II Kebun Limau Mungkur dengan mengandalkan surat kuasa.

Merasa tidak pernah memberikan surat kuasa kepada siapapun terkait pencairan dana tersebut, akhirnya Mujino dan Misno mempertanyakan hal tersebut ke Kantor Manajer PTPN II Kebun Limau Mungkur yang membidangi Jamsostek. Akhirnya kedua mantan karyawan itu mendapatkan haknya melalui Humas Kebun Limau Mungkur. (BS-028)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Berebut Lahan Garapan Eks PTPN II, Kelompok Tani Sei Bingai Memanas

Peristiwa

MAN Pematang Bandar Menuju Madrasah Riset

Peristiwa

Peserta Didik Baru Ikuti Matsama di MTsN Tanjung Morawa

Peristiwa

620 Siswa Daftar di SMA Negeri 1 Tamora, 256 Siswa yang Akan Diterima

Peristiwa

BNN Lakukan Tes Urin Terhadap Siswa Baru di Deli Serdang

Peristiwa

Kena Ledakan Petasan, Bagian Kornea dan Iris Mata Siswa SMP di Tanjung Morawa Luka Parah