Binjai, (beritasumut.com) – Walikota Binjai HM Idaham SH MSi dan Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan SE melaksanakan Program Sholat Subuh Keliling dengan mendatangi Musholla Nurul Furqon, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, Ahad (24/03/2013).
Program Subuh Keliling (Suling) merupakan salah satu program Pramuka bertujuan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang juga merupakan implementasi Dasa Dharma Pramuka dan Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Binjai yang juga Ketua Kwarcab Pramuka Kota Binjai menyampaikan, selain bertujuan meningkatkan keimanan anggota Pramuka, Program Suling juga harus bermanfaat bagi musholla, masjid dan masyarakat yang dikunjungi.
Sedangkan Walikota Binjai yang juga Ketua Mabicab menyampaikan, Program Subuh Keliling merupakan media untuk membina ukhuwah dan juga membangun hubungan emosional. Sebab membangun jalan dan sarana lain tanpa ikut terbangunnya hubungan atas niat baik, akhlak yang baik dan juga mental spiritual, maka pembangunan apupun yang dilakukan oleh pemerintah tentunya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat tidak maksimal.
Oleh karena itu Walikota mengajak untuk sama-sama membangun dan saling mengingatkan satu sama lainnya agar pembangunan menjadi lebih tepat sasaran. Dengan terbangunnya hubungan emosional yang baik antara pemerintah dan masyarakat tentunya semua penyampaian dan pencapaian tujuan bersama untuk Binjai yang lebih baik lebih mudah diraih.
Dalam kesempatan tersebut Walikota juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Musholla Nurul Furqon yang diterima BKM Nurul Furqon.
Sementara Ustazd Sofyan Saha yang juga Ketua Ikadi Sumatera Utara dalam tausiyahnya menyampaikan, ulama besar dari Syiria Alm Muhammad Said Ramadhan Buti selalu mengingatkan seluruh umat Muslim bahwa Sholat Subuh berjamaah di masjid mempunyai lima keutamaan.
Pertama, Sholat Subuh merupakan simbol dari kesehatan dan kekuatan, karena hanya orang yang sehat dan kuat sajalah yang mampu berjalan ke masjid untuk melaksanakan Sholat Subuh berjamaah, mengalahkan keinginan untuk terus melanjutkan tidur.
Kedua, waktu subuh membawa rezeki dan keberkahan. Barang siapa melaksanakan sholat sunat fajar dua rakaat maka itu lebih baik dari bumi dan langit. Ustazd Sofyan Saha lantas mencontohkan kegigihan inang-inang dan nande-nande yang memanfaatkan waktu subuh untuk mengumpulkan rezeki.
Ketiga, orang yang melaksanakan Sholat Subuh berjamaah memiliki nilai-nilai pengorbanan dan jihad. Waktu zaman perjuangan, Jenderal Besar Sudirman membuat taktik perang gerilya yang bisa diartikan perang di waktu subuh. Demikian halnya pejuang-pejuang lain memanfaatkan waktu subuh mereka untuk berjuang seperti Hamka, KH Ahmad Dahlan dan lain-lain.
Keempat, lebih cerdas. Donald Trump walaupun bukan muslim, menyatakan bahwa orang yang tidur lebih cepat dan bangun lebih awal orang tersebut lebih sehat, lebih sejahtera dan lebih bijaksana.
Kelima, memperbaharui semangat. Orang yang Sholat Subuh berjamaah tidak mudah stress karena setelah bekerja sepanjang hari dan istirahat pada malam hari kemudian di waktu subuh melaksanakan sholat berjamah di Rumah Allah, maka dengan sendirinya kembali semangat untuk berbuat yang lebih baik untuk keluarganya, bangsa dan negara.
“Jadi kedepannya, kalau Pak Wali memilih pejabat lihat Sholat Subuhnya,” ujar Ustazd Sofyan Saha berseloroh. “Kalau ada lagi acara untuk membina umat di waktu subuh jangan segan untuk mengundang saya dan tidak perlu dibayar,” tambah Ustadz Sofyan.
Kegiatan Subuh Keliling juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai Al Ahyu, Asisten Administrasi Umum HT Syarifuddin, Camat Binjai Utara Sugiono, Lurah Jati Makmur Wira Juwita dan Pengurus Kwarcab Pramuka Kota Binjai. (BS-001)