Kerangka Manusia dan Mortir Ditemukan di Areal RSGL Tobing

Redaksi - Rabu, 06 Maret 2013 00:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032013/beritasumut_Kerangka Manusia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Mberngap Ginting

Tanjung Morawa, (beritasumut.com) – Kerangka manusia dan satu unit bom jenis mortir yang diduga peninggalan zaman penjajahan ditemukan penggali septic tank di seputaran RSGL Tobing PTPN II, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (04/03/2013) sekira pukul 11.00 WIB.

Menurut Surya Dharma (40), Rahmad (54) dan A Harahap (42) masing-masing karyawan PTPN II, sekira pukul 10.00 WIB, mereka menggali lubang septic tank dengan ukuran 2 x 2 meter dengan kedalaman sekira 1 meter dan menemukan 1 unit bom jenis mortir dan kerangka manusia.

Begitu ditemukan, penggali lubang septic tank tersebut langsung mengamankan bom jenis mortir tersebut ke dalam kotak kardus mie instant dengan berisi pasir. Kemudian, mereka juga mengumpulkan sisa kerangka manusia tersebut.

Temuan itu langsung dilaporkan ke pimpinannya lewat Humas RSGL Tobing Yusiar SE, KTU RSGL Tobing Joni Sembiring dan Manajer Distrik Rumah Sakit PTPN II Ir Agus Salim Pane. Selanjutnya, temuan itu dilaporkan kepada pihak keamanan PTPN II serta Polsek Tanjung Morawa.

Begitu mendengar temuan bom dan kerangka manusia, petugas Polsek Tanjung Morawa bersama petugas Sub Den 2 Brimob Tanjung Morawa langsung turun mengamankan lokasi.

Sekira pukul 16.00 WIB, Sub Den Jibom Den Gegana Brimob dipimpin langsung Kasub Den Jibom AKP Sutoyo bersama anggotanya tiba di lokasi. Selanjutnya, mortir yang diduga masih aktif itu diamankan ke Mako Brimobda Sumut.

Kasub Den Jibom Brimob AKP Sutoyo ketika ditemui sejumlah wartawan membenarkan bahwa bom jenis mortir tersebut diduga peninggalan pada zaman penjajahan.

Sedangkan Kapolsek Tanjung Morawa AKP Telly Alvin SIK membenarkan penemuan bom jenis mortir serta diduga kerangka manusia saat pembuatan lubang septic tank. (BS-028)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kerangka Manusia Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Langkat