Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis menutup Musyawarah Seniman Kota Medan di Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (27/02/2013) malam. Musyawarah yang berlangsung selama tiga hari secara maraton ini menghasil sejumlah rumusan.
Syaiful dalam kesempatan itu mengatakan, bagian penting dari kebudayaan adalah kesenian yang begitu banyak mengisi kebutuhan kita sehari-hari. Bahkan melalui kesenian kita mampu membentuk karakter manusia yang menghargai alam, menghargai sesama manusia bahkan menghargai perbedaan dan kesamaan, sehingga membangun hubungan sosial yang harmonis.
“Saya memberikan apresiasi kepada para seniman atas telah dilaksanakannya musyawarah ini dan diyakini sudah ada aksi dan rencana yang konkrit yang diharapkan dapat diimplementasikan dengan baik di masa datang. Pemko Medan siap mendukung upaya para seniman untuk melestarikan budaya dan kesenian daerah,” ujar Syaiful.
Dalam kesempatan itu Sekda mengajak seluruh masyarakat terutama komunitas budaya dan kesenian untuk bersama-sama berpartisipasi membangun Kota Medan. Walaupun kita telah mulai mampu mewujudkan berbagai keberhasilan dalam membangun, tetapi harus kita akui, kita masih terus dihadapkan kepada tantangan dan masalah pembangunan termasuk di bidang sosial dan budaya.
Musyawarah Seniman Kota Medan 2013 menghasil sejumlah rumusan yang dibacakan oleh Yose Rizal Firdaus yakni mendesak Pemerintah Kota Medan segera menjadikan eks Taman Budaya Sumatera Utara sebagai pusat kesenian di Kota Medan, Pemko Medan sesegera mungkin merevitalisasi balai kelurahan maupun kecamatan untuk memfungsikannya sebagai pengembangan kesenian di Kelurahan maupun di kecamatan.
Pemko Medan sesegera mungkin merevitalisasi tempat-tempat yang dulunya tempat kesenian untuk dikembalikan fungasinya semula seperti Taman Lili Suhairi, Taman Sri Deli dan lainnya. Mendorong pembentukan Dewan Kesenian Medan dan Majelis Kesenian sesegera mungkin melalui panitia pelaksana pemilihan, dewan pengurus hasil musyawarah 2013. Pemko Medan harus membentuk Badan Layanan Umum Daerah untuk mengelola eks Taman Budaya Sumut sebagai pusat kesenian di Medan.
Mendorong Pemko Medan mengupayakan SMKN 11, SMKN 10 yang sudah ada dengan membuka jurusan baru di luar yang sudah ada. Mendorong Pemko Medan memfasilitasi berdirinya Perguruan Tinggi Kesenian di Medan, meminta Pemko Medan menyediakan anggaran yang memadai untuk kegiatan kesenian di Medan, meminta Pemko Medan agar menempatkan figur yan berkompeten yang memiliki kredibilityas dan kapabalitas di bidang kesenian sebagai pengelola di instansi pendidikan kesenian.
Selanjutnya, perlu ada peraturan daerah yang mengatur tentang pembinaan dan pengembangan kesenian di Medan, perlu diselenggarakan event-event secara rutin di Medan yang berskala lokal, nasional maupun internasional di bawah Dewan Kesenian Medan. Setiap kegiatan kesenian di Medan maupun di luar Medan harus melibatkan Dewan Kesenian Medan. Meminta Pemko Medan mendorong pihak swasta untuk mendukung pembinaan dan pengembangan kesenian di Medan. (BS-024)