Medan, (beritasumut.com) – Gema azan mengiringi peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam, Jalan Yos Sudarso Gang Persatuan, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (11/02/2013), yang sebelumnya dirubuhkan pengembang. Peletakan batu pertama dilakukan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro beserta pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpoinan Daerah Kota Medan lainnya. Peletakan batu pertama ini menandai resmi pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Medan Drs Amiruddun, Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Kapolresta Kombes Monang Situmorang, Sekda Medan Ir Syaiful Bahri Lubis, Ketua MUI Medan Prof DR M Hatta, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Drs Iwan Zulhami, ulama, tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi Islam serta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan.
Walikota Medan mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam adalah sebagai tindak lanjut hasil pertemuan yang dilakukan beberapa waktu lalu, sesuai koordinasi yang terbangun dengan baik dari Aliansi Ormas Islam maupun dengan forum koordinasi pimpinan daerah dan juga koordinasi dengan Kapolda.
Dengan pembangunan kembali masjid ini menambah jumlah masjid di Kota Medan menjadi 1.041. Untuk itu disampaikan apresiasi kepada kepada semua pihak yang telah berperan besar sehingga dibangunnya kembali Masjid Raudhatul Islam ini. Tidak perlu mempermasalahkan lagi awal dari semua kejadian, tetapi sebagai Walikota Medan sudah mengeluarkan surat keputusan penetapan kembali lokasi pembangunan Masjid Raudhatul Islam.
“Dana sebanyak Rp300 juta adalah sumbangan pimpinan PT Jatimasindo, kita sampaikan terima kasih dan beliau ikhlas untuk kembali dibangunnya Masjid Raudhatul Islam ini. Sebelumnya kita telah bangun masjid di Jalan Sekata, dan diharapkan pembangunan masjid ini selesai tahun ini dan Pemko Medan akan awasi jalannya pembangunan ini,” ujar Rahudman.
Dikatakannya, diharapkan nantinya semua ini akan menjadi bagian dari itikad yang sesungguhnya dalam rangka menjadi ladang amal dan ladang ilmu dan ladang rezeki. Untuk itu nantinya bila masjid ini selesai agar bersama-sama memakmurkan masjid ini dan menjadikan rumah Allah ini sebagai tempat memumpuk rasa ukhuwah dan persaudaraan, kesatuan dan persatuan antara sesama umat Islam. Mari laksanakan pembangunan masjid ini dengan baik, nyaman dengan kebersamaan dan sinergitas, imbuhnya.
“Pemko Medan akan mengawasi dan membantu pembangunan masjid ini, karena dana Rp300 juta ini kan tidak cukup, kita akan bantu, dan masih ada donatur lainnya. Kepada semua umat Islam, aliansi ormas Islam, mari kita dukung pembangunan masjid ini,” ungkapnya.
Sementara Kapolda Sumut Irjen Wisjnu A Sastro mengatakan, pembangunan kembali masjid ini adalah tergantung niat, dan tidak perlu lagi membicarakan awal mula, tetapi dapat melihat sekarang. Ke depan masjid segera dibangun dan mari manfaatkan masjid ini untuk kemakmuran. Karena bila masih melihat ke belakang masalah tidak akan selesai. Mari lihat ke depan, hari ini disaksikan peletakan batu pertama pembangunan kembali Majid Raudhatul Islam.
“Masjid ini segera dibangun dan tidak ada yang kalah dan yang menang. Kita membangun masjid ini untuk kepentingan umat, dilakukan secepat mungkin sehingga bisa digunakan untuk tempat ibadah dan yang lainnya. Mari sama-sama kita dukung ini dan tidak ada lagi perubuhan masjid. Kalaupun ada itu adalah relokasi disebabkan perkembangan, tetapai bila tanpa sebab dan akibat jangan ada lagi,” ujar Kapolda.
Sedangkan Ketua Aliansi Ormas Islam Pembela Masjid Sumatera Utara Drs Leo Imsar Adnan mengatakan, seringnya terjadi demo yang dilakukan aliansi ormas Islam karena terdapat kekeliruan antara pejabat dengan pengembang, dimana adanya dukumen dan data mengenai keberadaan Masjid Raudhatul Islam tidak benar sehingga umat Islam dizolimi.
“Alhamdulillah, Allah memberi petunjuk dan kasih sayangnya, sehingga hari ini dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam. Saya memberikan apresiasi kepada Kapolda dan Walikota Medan atas dibangunnya kembali masjid ini dan akan menyerahkannya kepada aliansi dan BKM Masjid Raudhatul Islam,” ujar Leo Imsar Adnan. (BS-024)