Heboh Siswa SD di Medan Belajar di Lantai karena Nunggak SPP

Herman - Sabtu, 11 Januari 2025 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012025/_4198_Heboh-Siswa-SD-di-Medan-Belajar-di-Lantai-karena-Nunggak-SPP.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Siswa kelas 4 SD anak tukang bangunan di Kota Medan, Sumatera Utara, harus belajar di lantai setelah disuruh wali kelasnya karena menunggak uang sekolah selama 3 bulan. Momen ini terekam kamera dan videonya bikin heboh masyarakat.Dalam video yang dilihat, Jumat (10/1/2025), terlihat siswa SD duduk di lantai dalam ruangan kelas. Kemudian perekam video yang ternyata orang tua siswa itu mempertanyakan perihal tersebut kepada wali kelas yang saat itu sedang berada di kelas."Di hari Rabu, tanggal 6 (Januari) masuk sekolah kan, jadi sekitar tiga hari itu dia memang duduknya di lantai tanpa sepengetahuan saya," kata orang tua siswa, Kamelia (38), dilansir detikSumut, Jumat (10/1/2025).Menurut Kamelia, wali kelas membuat aturan baru. Bahwa siswa yang belum mengambil rapor tidak boleh mengikuti kegiatan belajar-mengajar.Anak Kamelia belum bisa mengambil rapor karena masih menunggak uang sekolah. Peraturan itu dibuat sendiri oleh wali kelas tanpa sepengetahuan kepala sekolah."Jadi gini ceritanya, saya memang belum melunasi uang SPP awalnya, tapi wali kelasnya itu kan membuat peraturan kalau sudah terima rapor, baru muridnya bisa mengikuti pelajaran," sebutnya.(dtc)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Respons Anies soal Murid di Medan Disanksi Belajar di Lantai