beritasumut.com - Sejak bulan November 2023, Yayasan Tzu Chi Medan bekerjasama dengan Sekolah Cahaya Kasih Stabat untuk mengumpulkan sampah yang dapat didaur ulang serta menyediakan tempat sampah khusus di Sekolah Cahaya Kasih Stabat. Setiap harinya seluruh siswa dan siswi TK, SD, SMP serta guru-guru dan staf di Sekolah Cahaya Kasih mengumpulkan sampah ditempat yang telah disediakan di sekolah.Sampah yang terkumpul akan dipilah setiap bulannya oleh relawan Tzu Chi bersama siswa/i sekolah Cahaya Kasih Stabat. Sampah yang telah dipilah akan dijual dan uang yang didapatkan dari hasil penjualanan sampah tersebut akan disumbangkan ke orang yang membutuhkan oleh pihak Yayasan Tzu Chi.Senin, 13 November 2023 Yayasan Tzu Chi Medan bersama DAAI TV memulai kegiatan di Sekolah Cahaya Kasih dan mensosialisasikan tentang sampah apa saja yang dapat didaur ulang, masa umur sampah serta manfaat menjaga lingkungan sekitar.Setiap memulai kegiatan selalu dimulai dengan membawakan lagu “Kita Satu keluarga” dan “Sebuah Dunia Yang Besih” yang dipimpin oleh relawan Yayasan Tzu Chi Medan.Jumat, 16 Februari 2024 Yayasan Tzu Chi kembali datang ke Sekolah Cahaya Kasih untuk pemilahan sampah dan pembuatan Eco Enzyme.Melalui kegiatan pembuatan Eco Enzyme ini melibatkan siswa/i sekolah Cahaya Kasih serta beberapa orang tua siswa yang hadir. Seluruh kegiatan akan banyak bermanfaat untuk kita semua bukan hanya untuk hari ini tapi juga untuk selamanya.Ibu Noni (relawan Yayasan Tzu Chi Medan) mengatakan “Ayo sayangi bumi kita dengan mengubah sampah menjadi emas, emas menjadi cinta kasih”.Kami juga mengundang seluruh masyarakat untuk bisa turut hadir ke Sekolah Cahaya Kasih untuk mengikuti kegiatan mulia ini setiap bulannya, bukan hanya untuk orang tua siswa Sekolah Cahaya Kasih, tapi juga untuk semua masyarakat sekitar. Kegiatan ini akan selalu kami infokan di media sosial Cahaya Kasih (Facebook) dan cahayakasih_stabat (Instagram).(ril)