Plt Bupati Langkat Ingin Guru Ngaji Menerima Imbalan Semestinya

Herman - Jumat, 05 Januari 2024 13:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012024/_6254_Plt-Bupati-Langkat-Ingin-Guru-Ngaji-Menerima-Imbalan-Semestinya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS07

beritasumut.com - Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin SH hadir di acara resepsi Hari Amal Bhakti ke-78 Tahun 2024, di Kantor Kemenag Langkat, Rabu (03/01/2024).Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH, menyampaikan masih miris dengan para pengajar ngaji yang tidak memiliki gaji hanya berdasarkan kasi sayang dari wali murid."Ini menjadi tanggung jawab kita untuk bagaimana ini kita pikirkan kalaupun harus sharing antara pemerintah pusat provinsi dan kabupaten kita akan lakukan. Bagai mana upaya para guru ngaji agar mendapat imbalan yang mestinya mereka terima," ujarnya.Di acara HAB ke-78, lanjutnya, secara khusus pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para guru ngaji yang sudah mengabdi kan diri nya untuk mengajar, yang membantu visi misi kabupaten langkat untuk menjadikan langkat yang religius. "Saya mengucapkan selamat kepada kementrian agama yang mendapatkan terbaik pertama di tingkat provinsi Sumatera utara, ini berati usaha yang tidak main-main tentunya, penilaian ini tidak sembarangan ada 33 kabupaten kota yang ada di Sumatera Utara," sebutnya. "Kita mendapat juara satu, Alhamdulillah satu karunia dari Allah sekaligus juga ini menjadi satu tanggung jawab yang harus terus kita jaga," sambungnya.Dan selamat kepada kemenag Sumatera Utara yang memperoleh secara nasional nomor 2, saya yakin langkat yang menjadi salah satu kontribusi utamanya untuk mencapainya. "Kementrian agama harus berdiri di tengah dalam menghadapi pemilu, memang kondisinya harus seperti itu, Pak Jokowi minta semua jajaran untuk netral, terkadang maaf ada yang sengaja membuat simbol-simbol agama dalam menjalankan kampanye," sebutnya. Pada kesempatan ini Kakan Kemenag Langkat H.Aunul Aswad MA, menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Plt.Bupati Langkat H. Syah Afandin SH atas kehadiran bapak di tengah-tengah kami."Saya ingat ketika bapak hadir di sini waktu itu mengatakan akhir jabatan pada tanggal 28 Desember 2023," ujarnya. "Kami kementrian agama selalu berdoa agar bapak selalu hadir di setiap acara kemenag langkat, Alhamdulillah hari ini kami bersyukur dan berterima kasih Bapak Bupati masi bisa hadir di tengah-tengah Kementerian Agama langkat dan kementerian agama langkat terus berdoa kepada Bupati semoga diberikan Allah yang terbaik pada saatnya nanti," lanjutnya. Ia juga menyampaikan Kementrian agama langkat selalu menorehkan program kerja Kementerian Agama yang salah satunya adalah moderasi keberagaman.[br] Kementerian Agama Harus hadir berada di tengah-tengah harus mampu menyeimbangkan internal Kementerian Agama tidak boleh terlalu membela, tidak boleh ke kanan tidak boleh ke kiri, harus seimbang tidak boleh mendukung yang mayoritas dan tidak boleh juga mengucilkan yang minoritas. Kementerian Agama harus menjadi pendampingan berjalan Irama dan bergandengan tangan sehingga terciptalah kerukunan beragama. "Kerukunan terjadi bukan karena kita sama, kerukunan terjadi karena kita berbeda, perbedaan kita yang bermacam-macam seperti berbeda suku berbeda agama berbeda budaya tapi Kementerian Agama harus berada posisi di tengah-tengah untuk menyatukan perbedaan demi kebersamaan," jelasnya.(BS12)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Walikota Medan: Makmurkan Umat Melalu Masjid Mandiri

Pendidikan

Walikota Pematang Siantar dan PD Aisyiyah Serahkan Santunan kepada Bilal Mayit dan Guru Magrib Mengaji

Pendidikan

Prihatin Kondisi Belajar Mengajar, Tuan Guru Ganjar Berikan Fasilitas Belajar untuk Maghrib Mengaji

Pendidikan

Bhabinkamtibmas Polres Asahan Ajarkan Anak-anak Mengaji di Dusun III Desa Meranti

Pendidikan

Lembaga Berantas Buta Alquran Pematangsiantar Gelar Festival Magrib Beriqra III

Pendidikan

Bentuk Generasi Alqurani, Pemko Medan Terus Galakkan Maghrib Mengaji