Beritasumut.com - Keterampilan berbicara di depan umum (Public Speaking), merupakan skill yang sangat penting bagi seorang pendidik. Sebab tanpa keterampilan ini, seorang guru akan sulit menyampaikan ilmu pengetahuan, bahkan membuka pola pikir para siswanya. Demikian ungkap Dosen FKIP Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Dr. Asnawi, S.Pd., M.Hum., kepada wartawan, Minggu (17/12/2023).
Asnawi mengatakan, dalam proses belajar mengajar, guru dituntut memiliki kompetensi berbahasa yang baik. Salah satunya, mampu menguasai audience (para siswanya) dengan bermodalkan skill public speaking ini. "Guru dituntut bisa menyampaikan materi pelajaran kepada sekian banyak siswa di kelas. Tanpa teknik berbicara yang menarik, bagaimana seorang guru dapat menggerakkan, bahkan memotivasi para siswanya?" ujarnya.
Dijelaskannya, Asnawi selaku Ketua Tim Dosen UMN Al Washliyah, bersama anggotanya melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri 106165 Mariendal, Deli Serdang. "PKM yang kami laksanakan berjudul “Pelatihan Public Speaking Bagi Guru-Guru dengan Teknik Combining, Reinforcing, Transmitting, dan Blended Cultures,". Dimana kegiatan ini telah kami gelar pada Senin (04/12/2023) lalu, yang diikuti para guru SDN 106165 Mariendal," lanjutnya.
Melalui pelatihan public speaking ini, lanjut Asnawi,guru diharapkan dapat menyampaikan pengetahuan, membangun hubungan dengan peserta didik, hingga mempengaruhi pola pikir dan perilaku mereka. "Dengan kata lain, public speaking menjadi keterampilan penting yang memungkinkan guru untuk melakukan pekerjaan mereka dengan efektif. Inilah skill yang wajib dimiliki oleh para guru seiring dengan kemampuan dalam mengenali gaya belajar siswa," tuturnya.
Sementara itu, Farida Nurmalasari, M.Pd. selaku Kepala SD Negeri 106165 menyambut baik adanya program pengabdian ini. Farida menyampaikan bahwa olah komunikasi dan peningkatan kemampuan public speaking guru tentu dapat seiring memajukan kualitas pendidikan di sekolahnya. "Kami sangat antusias dengan adanya pelatihan public speaking ini. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan guru terkait penerapan pola komunikasi di kelas," tandasnya. (BS02)