Beritasumut.com - Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mempunyai tanggung jawab untuk menstimulasi dan melatih anak didiknya melalui pembiasaaan yang diterapkan pada setiap aktivitas. Adanya permainan seperti menyusun balok, mengajak anak untuk bercerita tentang perasaannya, melalui menggambar anak diminta untuk menceritakan tentang keadaan lingkungan sosial anak, bermain menangkap ikan, dan permainan lainnya.
Demikian ungkap Ketua Tim Dosen yang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Rini Hayati S.Pd., M.Pd., Kons., bersama anggota Widya Utami Lubis S.Psi.,M.Si dan Dr. Rahmadi Ali S.PdI., M.PdI. "Kegiatan ini telah digelar di RA Darussalam Delitua, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (11/11/2022). Pengabdian yang dilakukan yaitu dengan memperkenalkan permainan yang dapat menstimulasi perkembangan sosial emosional anak usia dini pada kegiatan pembelajaran kepada guru PAUD," sebut Rini.
Melalui kegiatan ini, sambungnya, diharapkan guru PAUD dapat memahami perkembangan sosial emosional anak dengan memberikan stimulasi melalui pemainan sesuai dengan karakteristik pembelajaran pada anak usia dini belajar melalui bermain. "Perkembangan sosial emosional anak memegang peranan penting dalam kehidupan sosialnya ketika bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar, serta melatih kemandirian anak. Pada perkembangan sosial emosional anak dilatih agar mampu mengendalikan diri dan berperilaku prososial seperti sikap bertanggung jawab, disiplin, peduli teman/lingkungan, tolong menolong, bekerjasama dan main bergantian," paparnya.
"Permainan ini melatih anak dapat saling bekerjasama, berbagi sabar menunggu giliran dan dapat memahami emosinya sendiri. Guru sebagai pendidik dituntut dapat menstimulasi dan memfasilitasi beragam kegiatan bermain dan belajar anak baik di dalam ruangan maupun di lingkungan sekitar dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitar," imbuh Rini.
Dia mengatakan, permainan yang digunakan tidak harus barang pabrikan guru dapat menggunakan bahan dan lingkungan sekitar sebagai media permainan anak, mulai dari bahan alam, bahan bekas dan permainan tradisonal yang dapat melatih dan menstimulasi perkembangan sosial emosional anak. "Kepala sekolah dan guru sebagai peserta kegiatan tampak antusias dan berpatisipasi aktif pada kegiatan ini, menurut kepala sekolah kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membantu guru dalam menstimulasi sosial emosional anak melalui kegiatan bermain pada anak usia dini," tutupnya. (BS02)