Beritasumut.com - Pemerintah menyadari bahwa majunya suatu negara sangat bergantung pada mutu Sumber Daya Manusia (SDM) yang membangun negara tersebut. Karenanya, program Merdeka Belajar merupakan strategi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi revolusi industri 4.0. Merdeka Belajar dipandang sebagai jembatan menuju sistem pendidikan masa depan yang lebih mengandalkan teknologi komunikasi yang harus dikuasai oleh siswa dan guru. Dalam hal ini guru dan siswa dituntut mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi untuk mencapai tujuan pendidikan.
"Merdeka belajar juga merupakan kebebasan dalam proses pembelajaran. Nadiem Makarim pada (2019) menyatakan bahwa merdeka belajar artinya unit pendidikan adalah sekolah, guru-guru dan muridnya memiliki kebebasan dalam berinovasi dan bertidan dalam proses belajar," demikian ungkap Horia Siregar SPd MHum, dosen dari Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen yang menjadi Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) AlWashliyah Medan, Selasa (27/12/2022).
Dijelaskannya, guru sangat dianjurkan untuk tidak bersikap monoton dengan menerapkan Teacher Centre Learning yang mana dalam kegiatan pembelajaran di kelas berpusat pada peran guru. Dimana dahulunya, guru lebih fokus menyelesaikan administrasi pendidikan dan pembelajaran, sehingga guru masih minim menguasai perannya dalam merdeka belajar.
"Pada era ini, pendidikan dan teknologi merupakan hal yang saling membutuhkan untuk kemajuan atau keberlanjutan dari pendidikan sesuai dengan kebutuhan zaman ke zaman. Dan revolusi merupakan suatu perubahan yang mampu mengubah suatu proses dengan cara yang lebih cepat dan mampu mengubah segala bidang untuk lebih berkembang dan terhubung dangan lingkungan masyarakat," lanjut Horia, didampingi Kepala MI Al-Marwa Al Juheri Lubis S.Ag.
Horia menuturkan, adapun tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang bagaimana proses pembelajaran merdeka belajar di era revolusi 4.0 kepada guru- guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Marwa yang berlokasi di Jl. Gotong Royong Jermal X Kel. Denai Medan. Kegiatan ini telah berlangsung pada Sabtu (22/10/2022) lalu dengan topik Sosialisasi Merdeka Belajar pada Era Revolusi 4.0 Bagi Guru-Guru di Madrasah Ibtidaiyah Al-Marwa.
"Kami memberikan sosialisasi dan pelatihan terhadap guru-guru dengan tujuan agar lebih produktif, aktif, kreatif dan inovatif seiring perkembangan teknologi Pendidikan saat ini. Selain itu, juga untuk menjadikan siswa bisa meningkatkan mutu SDM. Dengan berakhirnya kegiatan ini, kami berterima kasih kepada pihak Yayasan, Kepala Madrasah dan para guru MI Al-Marwa," pungkasnya. (BS02)