Beritasumut.com - Kemahiran berbahasa mestilah diukur dengan metode pengukuran yang tepat, khususnya pada bidang studi bahasa Inggris sebagai pembelajaran bahasa asing. Dengan melatih guru menerapkan metode pengukuran kompetensi berbahasa yang tepat, diharapkan para guru dapat memberikan evaluasi pencapaian pembelajaran Bahasa Inggris.
Demikian ungkap Prof Ahmad Laut Hasibuan, selaku Ketua Tim Dosen dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Didampingi anggotanya, Wariyati S.Pd., M.Hum, Tim Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) AlWashliyah Medan telah melaksanakan program PKM ini pada Selasa (22/11/2022).
"Kita melaksanakan PKM ini di SMA SAINS TAHFIDZ QUR’AN AL-AMMAR yang berlokasi di Jl. Limau Manis-Medan Sinembah Dsn VI (Pasar 15), Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatera Utara," jelas Prof Ahmad Laut Hasibuan, Sabtu (10/12/2022). Dia menambahkan bahwa evaluasi kemampuan berbahasa Inggris memiliki aspek-aspek serta tahapan dan indikator yang berbeda dari mata pelajaran lainnya.
Senada itu, Guru Pengampu Bidang studi Bahasa Inggris di SMA AL-AMMAR, Eko Sahputra, M.Pd mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru, sebab pentingnya validitas dalam pengukuran kemampuan dan evaluasi Bahasa Inggris.
Sementara Kepala SMA AL-AMMAR, Fauziah Rosni, S.Ag. M.Pd menyambut baik program PKM ini. "Implementasi dari program ini mendukung Visi Misi Sekolah yang mempersiapkan generasi dengan memiliki daya saing tinggi di masa mendatang. Language Testing sebagai measurement (pengukuran) menjadikan setiap guru mampu memberikan evaluasi pencapaian pembelajaran Bahasa Inggris," tandasnya. (BS02)