Nawal Terus Dorong Lahirnya Banyak Penulis Baru di Sumut

Herman - Minggu, 06 November 2022 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112022/_3483_Nawal-Terus-Dorong-Lahirnya-Banyak-Penulis-Baru-di-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Ketua Gerakan Pemasyarakatkan Minat Baca (GPMB) Sumatera Utara Nawal Lubis terus mendorong lahirnya banyak penulis di Sumut. Menurutnya, selain membaca, kegemaran menulis juga mesti ditingkatkan. Sehingga gagasan yang muncul setelah membaca bisa diaktualisasikan lewat tulisan.Semakin banyak penulis yang menerbitkan buku, maka akan semakin banyak buku yang tersebar di daerah ini. “GPMB dan Pemerintah Provinsi Sumut akan terus mendorong masyarakat untuk menuangkan ide-idenya lewat tulisan,” kata Nawal, saat membuka Workshop Literasi Penulisan Bagi Pemula di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Medan, Jumat (04/11/2022).Menurut Nawal, penulis merupakan profesi yang mulia. Sebab, penulis menuangkan ilmu yang didapatnya ke dalam tulisan untuk dibaca orang banyak. “Saya harap, para peserta workshop dapat menerapkan ilmu yang didapatnya, jika punya ide, gagasan yang mau dituangkan jangan takut menulis,” ujarnya.Selain itu, Nawal juga mengungkapkan, dirinya sangat senang membaca buku sejak kecil. “Saya senang membaca. Dari kecil saya suka sekali membaca. Kalau punya duit, saya tidak kemana-mana. Saya pasti ke toko buku,” kata Nawal.Menurut Nawal, orang yang membaca pastilah ilmunya lebih baik ketimbang yang tidak gemar membaca. “Kita tahu membaca adalah jendela dunia, bahkan dalam Agama Islam, perintah pertama Allah adalah Iqra, yang artinya membaca,” kata Nawal.[br] Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Adin Bondar mengatakan, potensi penulis di Sumut cukup luar biasa. Mengingat Sumut juga telah banyak menghasilkan penulis-penulis handal. Namun penulis memerlukan regenerasi. Oleh sebab itu, diperlukan lahirnya penulis-penulis muda yang produktif.“Kami dari Perpusnas sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas membangun budaya literasi sangat berkomitmen penuh mendorong masyarakat kita menjadi berbudaya membaca, termasuk budaya menulis,” kata Adin.Adin mengatakan, usai workshop tersebut, peserta yang berjumlah 150 orang akan menghasilkan tulisan. Selanjutnya, tulisan tersebut akan dikumpulkan dan menjadi satu buku. “Sehingga lahirlah satu buku yang bisa disumbangkan kepada bangsa dan negara ini,” katanya.[br] Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Dwi Endah Purwanti menyampaikan, workshop tersebut diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan pegiat literasi se-Sumut.Workshop diadakan selama dua hari dan diisi oleh narasumber yang mumpuni mulai dari Maman Suheman atau yang akrab dikenal Kang Maman, Penulis asal Sumut Wiwik Puspitasari, Penulis dan Akademisi M Joharis Lubis dan Wartawan Surat Kabar Rizal Rudi Surya.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Pendidikan

Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan

Pendidikan

Waka MPR Dorong Kemampuan Literasi Generasi Muda Konsisten Ditingkatkan

Pendidikan

Indosat Latih Kurikulum AI untuk Guru dan Penyandang Disabilitas di IDCamp 2024

Pendidikan

Taman Literasi Wahana Pembinaan Olah Raga Masyarakat dan Permainan Rakyat

Pendidikan

Pj Gubernur Sumut Luncurkan Aplikasi ‘Literasi Permata’ Guna Permudah Masyarakat Pinjam Buku dari Perpustakaan