Beritasumut.com-Guna mencegah penyebaran Covid-19, sekolah masih belum bisa melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Metode daring atau jarak jauh pun menjadi solusi dari pemerintah untuk anak-anak sekolah tetap bisa belajar.Meski begitu, tidak semua sekolah bisa melakukan pembelajaran daring. Salah satunya di Dusun VII, Desa Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai."Beberapa sekolah tidak melakukan kegiatan secara daring dan meliburkan sekolah. Ada beberapa sekolah yang melakukan daring namun terkendala dengan media teknologi yang digunakan dan jaringan internet yang cukup sulit terjangkau," ujar Ketua Tim Pengabdian Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Siti Khayroiyah SPd MPd, Senin (28/02/2022). Dosen Prodi Pendidikan Matematika ini mengungkapkan, pembelajaran kondisi seperti ini menyebabkan banyak siswa yang tidak memahami pelajaran bahkan ketinggalan pelajaran."Untuk mengatasi hal tersebut maka kami memberi bantuan yaitu memberikan Bimbingan Calistung (Baca Tulis Hitung) kepada anak SD dan kami membuat program Pemberdayaan Remaja Masjid di Bidang Keagamaan," terang Siti.
Baca Juga : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Tinjau Pameran Bonsai Tingkat Nasional
"Bimbingan Calistung kami berikan kepada anak SD yang mengalami ketergangguan proses pembelajaran selama Covid-19. Adapun materi yang kami berikan adalah mengajari peserta didik anak SD untuk menulis, mengenal huruf, membaca dan memberikan pembelajaran matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian," sambung Siti lagi. Adapun pemberdayaan Remaja Masjid di Bidang Keagamaan, lanjut Siti, pihaknya memberikan panduan kegiatan tadarusan dan perwiridan bersama dengan anak Remaja Masjid Mushola Al-Ikhlas, Dusun VII, Desa Sei Rampah.
"Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen serta tim yang dibantu oleh dua mahasiswa pendidikan matematika. Tujuan program ini adalah menyiapkan mahasiswa unggul yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika serta melatih mahasiswa memiliki kepekaan sosial untuk menggali dan menyelami permasalahan yang ada serta turut memberikan solusi seusia dengan minat dan keahliannya masing-masing," pungkas Siti.(BS09)