Beritasumut.com - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya menyaksikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musala Fathul Ilmi 2 bertempat di SDN 102116 Gunung Pamela Kecamatan Sipispis, pada akhir pekan ini.
Dalam kegiatan di penghujung tahun tersebut, Bupati hadir memberikan apresiasi atas realisasi program Gerakan Seratus Musala Sekolah (Geser Muse) oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Sergai. “Kami ucapkan terima kasih kepada AGPAII Sergai yang telah membantu pemerintah daerah dalam menjadikan Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat sebagai Kabupaten Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius. Dimana program pembangunan 100 Musala ini masuk dalam sisi religius yang tertuang dalam Sapta Dambaan,†ujar Bupati dilansir dari Mediacenter.serdangbedagaikab.go.id, Minggu (02/01/2022).
Bupati menambahkan, pembangunan musala ini menjadi lebih ringan karena dilakukan dengan gotong-royong. Menurutnya, program Geser Muse ini sudah bagus dan jadi wujud gotong-royong yang perlu kita pertahankan bahkan ditingkatkan. “Ini sudah bagus. Harapannya satu bulan bisa satu Musala dibangun, sehingga targetnya cepat selesai,†tambahnya lagi.
Baca Juga : Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Sergai Resmikan Ruas Jalan di Dua Desa
Senada itu, Ketua Geser Muse Muhammad Ramli menuturkan, program ini berangkat dari keprihatinannya dengan tidak adanya Musala di sekolah negeri. “Pembelajaran agama ini haruslah didukung. Harapannya praktik yang dilakukan di kelas, bisa didukung dengan kehadiran Musala ini,†katanya.
[br] Dijelaskannya, Geser Muse sudah membangun satu Musala dengan nama Fathul Ilmi 1 di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan. Musala pertama ini dibangun di SDN 107826 Pematang Sijonam pada 7 Oktober 2021 lalu sekaligus pencanangan Geser Muse. Adapun target yang ditetapkan untuk ketuntasan ini sampai 10 tahun. Namun dirinya berharap bisa selesai sebelum target tersebut.
Dia juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan. “Bukan hanya program Musala, kami juga berharap di sekolah-sekolah juga bisa diterapkan infaq setiap Jumat,†tutupnya.
Menanggapi hal ini, Kadis Pendidikan Sergai, Suwanto, menyampaikan dukungan penuh untuk meningkatkan sisi religus anak didik dengan penerapan infaq Jumat. Gerakan ini pun akan direalisasikan mulai tahun 2022. “Dinas Pendidikan merespon positif. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan semangat berinfaq di hari Jumat. Bukan hanya siswa beragama muslim, tapi akan kita terapkan juga dengan tenaga pendidik di SD dan SMP,†pungkasnya. (BS09)