Beritasumut.com - Pendidikan merupakan usaha untuk meningkatkan kemampuan siswa, baik kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik. Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kemampuan kognitif yang harus dimiliki oleh siswa.
"Di masa pandemi Covid-19, banyak sekolah yang melaksanakan proses pembelajaran secara daring (e-learning). Di SD Bintang Pertiwi Medan, tidak dapat melaksanakan proses pembelajaran secara daring dengan maksimal. Karena banyak Orangtua murid terkendala dari handphone atau kouta internet," ungkap Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan, Ramadhani, S.Pd.I., M.Pd, kepada wartawan, Kamis (30/12/2021).
Keadaan tersebut, sambungnya, menuntut guru untuk melaksanakan secara luring baik di sekolah dengan jumlah yang terbatas dan berkala atau dengan mendatangi ke rumah-rumah siswa. "Keadaan ini tentu membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Akibatnya proses pembelajaran dilakukan secara bergantian agar tidak terjadi kerumunan di sekolah. Kondisi demikian menjadi perhatian kami untuk memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan," sambung Ramadhani, selaku Ketua Tim Dosen UMN.
Baca Juga : Solusi Tangani Sampah Plastik di Sekolah, Dosen Pendidikan Fisika UMN Al Washliyah Medan Latih Guru Buat Ecobricks yang Ramah Lingkungan
Ramadhani, didampingi anggota Hizmi Wardani, S.Pd., M.Pd, menyebut, sebagai bukti pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), pihaknya telah memberikan sosialisasi Model Pembelajaran Tutor Sebaya kepada guru-guru di SD IT Bintang Pertiwi Medan, pada Sabtu (06/11/2021) lalu.
"Dengan model pembelajaran ini, siswa yang dianggap mampu dapat membantu temannya yang lain, sehingga meringankan beban guru dalam mengatasi permasalahan saat ini. Diharapkan model ini dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa," tuturnya.
Sementara Kepala SD Bintang Pertiwi Medan, Netty Herwati, S.Pd mengatakan sekolahnya sangat senang dengan kedatangan dosen-dosen UMN Al Washliyah yang sudi memberikan ilmunya di kegiatan ini. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru yang nantinya dapat meningkatkan kemampuannya serta meningkatkan hasil belajar siswa," pungkasnya. (BS02)