Beritasumut.com- Guna meningkatkan kualitas dunia pendidikan, Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah bersama dengan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini digelar dalam bentuk Workshop di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Jami’atul Qamar Tanjung Morawa (Tamora). Kegiatan yang didukung dana dari Rektor UMN Al Washliyah melalui LP2M UMN Al Washliyah ini rutin diadakan setiap tahun.
Dekan FKIP UMN Al Washliyah Dr Samsul Bahri MSi, turut hadir memberi apresiasi kegiatan pengabdian yang diketuai Drs Hidayat MEd, bersama anggota Dra Sukmawarti MPd, dan mahasiswa pendidikan matematika Nurul Fadillah Margolang.
Ketua Tim Pengabdian, Drs Hidayat MEd mengatakan adanya workshop ini merupakan implementasi dari hasil penelitian yang telah dikembangkan. "Program pengabdian yang kami laksanakan diikuti oleh Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, beserta 19 orang guru pada Kamis (09/12/2021) yang lalu. Kegiatan ini berbentuk workshop dengan tiga tahap, yaitu tutorial, pelatihan, dan simulasi. Sedangkan pendampingan juga dilakukan dengan 3 tahap, yaitu implementasi, evaluasi dan refleksi," ungkap Hidayat kepada wartawan, Senin (27/12/2021).
Baca Juga : Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis HOTS dan TPACK, Metode Scientific Learning Latih Siswa Berpikir Kritis
Lebih jauh Hidayat menjelaskan, untuk meningkatkan minat baca siswa diperlukan suatu media yang memudahkan siswa dapat mengakses literasi. Pojok baca merupakan sebuah media yang dapat memanfaatkan ruang sebagai budaya baca. Pojok baca memiliki kelebihan untuk bisa ditempatkan di manapun, bisa di ruangan kelas, bisa di depan kelas dan dimanapun berada, yang terpenting adalah dapat diakses dengan mudah oleh para siswa dan guru, bahkan Orangtua.
[br] "Bahan dasar yang digunakan dalam media pojok baca adalah bahan sederhana sehingga tidak membutuhkan dana yang terlalu besar. Mengingat potensi dan peluang yang ada, MI Jami’atul Qamar Tamora sangat memungkinkan menerapkan pojok baca di sekolah. Terkait dengan budaya literasi, aktivasi baca merupakan salah satu bentuk pengembangan karakter dan akhlak sebagaimana visi sekolah," jelas Dosen UMN Al Washliyah Medan ini.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hj Dra Hali yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut berharap kepada UMN Al Washliyah untuk dapat terus bekerjasama dengan sekolah dalam pengembangan mutu sekolah.
Senada, Kepala MI Jami’atul Qamar Tamora Rahma Zakia SPd mendukung pengadaan pojok baca di sekolahnya karena hal ini juga merupakan salah satu komponen akreditasi sekolah. “Dengan memanfaatkan pojok baca, diharapkan makin membuat minat siswa untuk terus belajar," pungkasnya. (BS02)