Beritasumut.com - Guru merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar di sekolah. Dalam usaha meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar diperlukan guru yang professional, yaitu guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang berbagai model dan strategi pembelajaran sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki pengetahuan tentang Bimbingan dan Konseling untuk menciptakan suasana proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan serta dapat memberikan informasi pendidikan dan karir kepada siswa sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh siswa, serta dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi terutama masalah kesulitan belajar.
Untuk itu, Tim Dosen dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), membantu guru matematika meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui penerapan pembelajaran kooperatif learning di tingkat SMP. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Sari Kencana, Jalan Sederhana Dusun IX Seroja Sambirejo Timur Kecamatan. Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (29/11/2021) lalu.
“Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memotivasi para guru agar mau melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara lebih efektif dan inovatif. Di samping itu, agar para guru dalam mengajar mau melakukan inovasi-inovasi sebagai bagian dari tugas profesionalismenya. Model pembelajaran kooperatif yang dikembangkan, diharapkan mampu memfasilitasi siswa untuk belajar matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan sehingga proses dan hasil belajar dapat dicapai dengan lebih maksimal dan berkualitas,†kata Ketua pelaksana pengabdian kepada masyarakat, Darmina Eka Sari Rangkuti, S.Pd, M.Pd., kepada wartawan, Senin (27/12/2021).
Baca Juga : Model Pembelajaran PAKEM Bantu Guru Tingkatkan Kualitas Belajar di Masa Pandemi
Didampingi anggotanya Drs. Darajat Rangkuti, M.Pd dan Drs. Ahmad Sukri Nasution, M.Pd., Darmina menuturkan bahawa Kooperatif Learning adalah model pembelajaran yang menarik dan dapat mengubah perasaan audiens. "Dengan model pembelajaran ini anak-anak tidak merasa bosan dan lebih aktif dan kreatif. Sementara guru-guru SMP Yayasan Sari Kencana yang mengikuti program kegiatan ini mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada pihak UMN Al-Washliyah dan berharap dapat menerapkan ilmu yang telah didapat," pungkasnya. (BS02)