Beritasumut.com - Proses pembelajaran dituntut agar dapat melibatkan siswa secara aktif baik secara fisik, psikis, serta sosialnya dalam segala aspek aktivitas belajar. Pada kenyatannya guru hanya memberikan sajian pembelajaran yang membuat siswa tidak ikut serta dalam pembelajaran, baik itu saat pencarian masalah maupun saat proses pemecahan masalah, siswa hanya diikutsertakan dalam hasil yang didapat.
"Padahal seharusnya pembelajaran itu berpusat pada siswa dimana siswa yang mengalami, mencari tahu, dan menemukan pengerahuannya sendiri melalui kegiatan belajar di dalam kelas," demikian ungkap Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Drs. Ahmad Sukri Nasution, M.Pd, kepada wartawan, Senin (27/12/2021).
Ahmad menyebut, salah satu model pembelajaran ialah PAKEM. "Model pembelajaran PAKEM ini merupakan singkatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Jadi melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), kami membantu guru-guru SD untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan pembelajaran PAKEM. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Sari Kencana, Jalan Sederhana Dusun IX Seroja Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (29/11/2021) lalu" jelasnya.
Baca Juga : Dosen UMN Al Washliyah Ajak Guru Didik Generasi Emas dengan 7 Budi Utama ESQ
Didampingi anggotanya, Darmina Eka Sari Rangkuti, S.Pd, M.Pd dan Drs. Darajat Rangkuti, M.Pd., Ahmad menuturkan bahwa tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memotivasi para guru agar mau melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara lebih efektif dan inovatif. "Di samping itu, agar para guru dalam mengajar mau melakukan inovasi-inovasi sebagai bagian dari tugas profesionalismenya. Penerapan dari model-model pembelajaran matematika inovatif yang dikembangkan, diharapkan mampu memfasilitasi siswa untuk belajar matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan sehingga proses dan hasil belajar dapat dicapai dengan lebih maksimal dan berkualitas,†papar Ketua Tim Dosen, Drs. Ahmad Sukri Nasution, M.Pd.
Disebutnya, pembelajaran PAKEM dapat mengefektifkan pembelajaran karena guru dapat mengemas materi pembelajaran lebih mudah dipahami oleh siswa dan membuat siswa senang terhadap proses pembelajaran.
Sementara itu, Guru SD Yayasan Sari Kencana yang mengikuti program kegiatan ini mengaku sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada pihak UMN Al-Washliyah dan berharap dapat menerapkan ilmu yang telah didapat. (BS02)