Beritasumut.com - Metode Total Physical Response (TPR) merupakan salah satu metode untuk pengajaran bahasa pada anak, sebab penerapannya berhubungan antara koordinasi perintah, ucapan dan gerak sehingga seorang anak lebih mudah untuk menguasai suatu bahasa dalam pembelajarannya. "Metode TPR ini dibangun berdasarkan koordinasi ujaran dan tindakan sehingga membantu para guru dalam mengkreasikan pembelajaran Bahasa Inggris Dasar secara menarik dan lebih menyenangkan," demikian ungkap Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Wariyati, S.Pd., M.Hum., kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).
Selaku Ketua Tim Pengabdian Dosen UMN, Wariyati menjelaskan, pendampingan dalam penerapan metode TPR pada pengajaran kosakata berbahasa Inggris ini menjadi bagian dari strategi pembelajaran interaktif. "Dimana pola transfer ilmu Bahasa asing yakni Bahasa Inggris harus terpenuhi, agar kesan monoton dan sulit dapat terhindarkan dari benak siswa," sambung Dosen di bidang keilmuan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris ini.
Wariyati menjelaskan, pendampingan ini juga bagian dari Program Pengabdian Masyarakat (PKM) dengan menggandeng mitra Sekolah Dasar, dan telah digelar di MIS Jam’iatul Qomar, pada Desember 2021. "Program PKM ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adapun tim kami beranggotakan Sujarwo, S.Pd., M.Pd., Dosen di bidang keilmuan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai kolaborasi antar Program studi," jelasnya.
Baca Juga : Dosen PGSD UMN Al Washliyah Gelar Workshop Worksheet Berbasis Budaya untuk Guru MI Jami’atul Qamar Tanjung Morawa
Hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Dr. Samsul Bahri, M.Si., dan Kepala Program Studi PGSD Dra. Sukmawarti, M.Pd. "Program Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pendampingan di tahun-tahun sebelumnya yang telah dilaksnakan dalam melatih dan mendampingi guru-guru MIS Jam’iyatul Qomar dalam menciptakan proses pembelajaran Bahasa Inggris yang kreatif," ungkap Wariyati.
Senada itu, Kepala MIS Jam’iatul Qomar, Rahmah Zakiyah, S.Pd., mengaku sangat antusias dan menyambut baik implementasi kegiatan ini. "Seluruh guru mengikuti kegiatan ini dengan sangat antusias dan penuh semangat. Ditambah lagi pendampingan ini bersifat practical implemented atau terapan langsung pada proses pembelajran di kelas sehingga sangat membantu guru dalam pelaksanaannya," katanya.
Dra. Hj. Haili yang merupakan Ketua Yayasan Jam’iatul Qomar juga sangat mendukung terlaksananya program pendampingan. Hal tersebut didukung juga dengan latar belakang kependidikan beliau yang merupakan alumni Al Jam’iyatul Washliyah dan sebelumnya pernah menjadi anggota organisasi HIMMAH. (BS02)