Beritasumut.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Nias merupakan satu-satunya pesantren yang membina santri putra dan putri di Pulau Nias yang lokasinya berada di Gunung Sitoli. Ratusan santri telah mendapat pendidikan dan pembinaan dari pesantren yang berdiri sejak tahun 1994 ini. Bertahan hingga kini, menandakan kehadiran dakwah Islam melalui Hidayatullah kian diterima oleh masyarakat.
"Dengan begitu Hidayatullah pun terus berupaya agar memberi manfaat kepada masyarakat luas, tidak hanya untuk sekiranya namun meluas ke berbagai daerah di Sumatera Utara," demikian ungkap Ketua Pengurus Yayasan Hidayatullah Ustadz Heri Kafri Silalahi, kepada wartawan, Senin (20/12/2021).
Melepas keberangkatan Daiyah muda yang akan bertugas dan ratusan santri putri lainnya pada akhir pekan lalu, Ustadz Heri menyampaikan bahwa sekian tahun para santri di bina dan belajar di pesantren ini, mulai hari ini diberi kesempatan untuk tampil memberi peran kepada Islam. "Kehadiran kalian di daerah tugas semoga semakin melejitkan perkembangan dakwah Islam. Insya Allah program penugasan alumni ini akan menjadi program rutin yang berkelanjutan," pesannya.
Baca Juga : Wagub Sumut Resmikan Ruang Belajar di Ponpes Al Mumtaz Kabupaten Batubara
Salah seorang santri putri bernama Ismi Khaima Halawa kelahiran 2004 yang dapat tugas di Penyabungan Mandailing Natal menuturkan, dirinya sering mendengar dan membaca tentang Dai Hidayatullah yang ditugaskan ke daerah. "Hari ini kami yang mengalaminya. Bercampur rasa haru dan ragu. Haru karena kami dipercaya, pun begitu, ragu karena kami sadar tak punya kemampuan. Tapi bismillah, sami'na wa atho'na, kami berangkat. Insya Allah ada kemudahan dari Allah," ungkapnya.
Adapun daerah tujuan tugas para santri di akhir tahun ini hingga awal tahun depan adalah Kabupaten Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Batubara, Tapanuli Tengah, Serdang Bedagai dan Simalungun.
Terpisah, Ustadz Lukman Abdul Muthalib selaku ketua Pembina Yayasan menuturkan bahwa upaya ini diharapkan memberikan manfaat untuk ummat dan keberkahan negeri ini. "Hal ini sebagai wujud konkrit bahwa Santri Hidayatullah dari Nias dapat berkontribusi untuk ummat di Sumatera Utara. Semoga ke depannya lebih banyak lagi yang dapat ditugaskan berdakwah," tutupnya mengakhiri. (Rel)