Beritasumut.com-Tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan program pengabdian masyarakat di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Alwashliyah 19, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan tersebut adalah pelatihan pembuatan frozen food berbasis ikan kepada para guru yang mengabdi di sekolah tersebut.Program pengabdian masyarakat ini memiliki gagasan dalam memberikan ilmu pengetahuan dan pemberian keterampilan pembuatan makanan berbentuk frozen food yang menggunakan bahan pangan lokal berupa ikan. Kegiatan ini berlangsung pada 18 November 2021, di mana para tim Unimed datang berkunjung dan memberikan pelatihan manajemen kepada para guru.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dosen Unimed yang beranggotakan dosen Program Studi (Prodi) Biologi, dosen Prodi Ilmu Gizi, dan dosen Prodi Antropologi, yakni Dr Esi Emilia MSi, Dra Adikahriani MSi dan Dra Nuwairy Hilda MPd.
Baca Juga : Walikota Medan Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Bersama Parpol
Selain pelatihan pembuatan frozen food, tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Medan juga melakukan penyerahan seperangkat alat pengolahan frozen food seperti freezer, mesin penggiling dan pengaduk adonan, vacum sealer, dan seperangkat alat memasak oleh Ketua Tim Wina Dyah Puspita Sari SSi MSi kepada Muhammad Irsad SH selaku kepala sekolah MTs Alwashliyah 19 Percut.
Dr Esi Emilia mengungkapkan kekaguman atas semangat para guru saat mengikuti pelatihan. “Saya sangat bersyukur dapat berbagi ilmu kepada guru-guru di MTs Al Washliyah ini. Saya juga kagum terhadap antusias dan semangat guru-guru dalam menjalani pelatihan dan program pengabdian dari awal sampai akhir. Mudah-mudahan ilmu yang kami berikan dapat bermanfaat bagi kebaikan sekolah dan masyarakat di sekitarnya,†ungkapnya dilansir dari laman unimed, Rabu (24/11/2021).Sementara itu, para guru mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh dosen Unime.“Terima kasih banyak kepada dosen-dosen Unimed yang telah memotivasi dan memberikan ilmu terkait pembuatan frozen food pada kami para guru MTs Alwashliyah 19 Percut. Mudah-mudahan ilmu ini dapat kami gunakan untuk menambah pemasukan demi kemajuan sekolah ini," ujar salah seorang guru seusai menjalani pelatihan.(BS09)