Alih Status IAIN Padangsidimpuan, Rektor Ibrahim Siregar: Proses Sudah Masuk Tahap Visitasi

- Sabtu, 20 Maret 2021 06:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_2255_Alih-Status-IAIN-Padangsidimpuan--Rektor-Ibrahim-Siregar--Proses-Sudah-Masuk-Tahap-Visitasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan tengah mengajukan proses alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Proses ini telah berlangsung sejak setahun terakhir dan saat ini sudah masuk dalam tahap visitasi.

Tim Visitasi Alih telah berkunjung ke kampus IAIN Padangsidimpuan pada pertengahan pekan ini. Tim ini terdiri atas Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Analis Kebijakan pada Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Lelis Tsuroya Herniatin, dan Pejabat Fungsional pada Bagian Organisasi dan Tata Laksana Ditjen Pendidkan Islam Yusi Damayanti.

Baca Juga : Program Beasiswa Santri Berprestasi 2021 Dibuka, Berikut Ini Pilihan Prodi dari 21 Perguruan Tinggi

Rektor IAIN Padangsidimpuan Ibrahim Siregar, dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (20/03/2021) mengatakan, IAIN Padangsidimpuan berdiri pada 1962 berawal dari perguruan tinggi Nahdlatul Ulama. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ini lalu berkembang menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), lalu berubah menjadi IAIN pada 2014.

“Kampus ini didirikan oleh para ulama nusantara dan menjadi cikal bakal lembaga pendidikan tinggi di wilayah Sumatera Utara,” ujarnya.

[br] Alumni Ponpes Mustafawiyah ini mengatakan, beralih status menjadi UIN adalah bagian dari meneruskan warisan para ulama yang mempunyai misi mengembangkan Islam yang damai di tengah-tengah kebhinekaan. “UIN nantinya akan menjadi corong bagi tumbuh dan berkembangnya Islam yang moderat sebagaimana telah dikembangkan oleh para ulama,” jelasnya.

Ibrahim berharap, Tim Visitasi Kementerian Agama dapat memberikan support, motivasi, dan langkah-langkah taktis kepada civitas akademika IAIN Padangsidimpuan agar proses alih status menjadi UIN bisa segera terwujud.

Senada itu, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Ruchman Basori mengatakan, kehadiran Tim Visitasi tidak hanya akan memberikan penilaian, tetapi juga pendampingan. Tujuannya, agar IAIN Padangsidimpuan dapat melengkapi persyaratan substantif maupun administratif.

Baca Juga : Rektor USU Paparkan Pengembangan Kampus Kwala Bekala kepada Gubernur Sumut

“Transformasi ini membutuhkan komitmen, dedikasi dan kerja keras semua pihak, khusunya civitas akademikanya. Demikian pula bagian data yang selama ini bekerja di balik layar untuk memenuhi sejumlah borang yang dipersyaratkan,” terang Mantan Ketua I Senat Mahasiswa IAIN Walisongo ini.

[br] Ruchman berharap, transformasi kelembagaan ini dapat diikuti dengan penyiapan SDM yang unggul, kurikulum yang adaptif, sarana dan prasarana yang memadahi serta kultur, dan tradisi akademik yang kondusif.

Analis Kebijakan Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Lelis Tsuroya Herniatin menambahkan, ada sejumlah indikator yang dibutuhkan dalam alih status lembaga. Indikator itu sudah diatur dalam PMA Nomor 20 tahun 2020 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan.

“Secara umum, IAIN Padangsidimpuan 85% telah memenuhi kriteria. Semoga dalam waktu dekat akan segera memenuhi kekurangannya sehingga cepat beralih status menjadi UIN,” terang Lelis.

Pertemuan Tim Visitasi dengan pimpinan dan civitas akademika dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) Alih Status IAIN Padangsidimpuan menjadi UIN di Aula Perpustakaan IAIN Padangsidimpuan. Hadir, Wakil Rektor I Darwis Dasopang, Wakil Rektor II Anhar Nasution, Wakil Rektor III Sumper Mulia Harahap, Direktur Pascasarjana Erawadi, serta para Dekan dan Ketua Lembaga. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Tridharma Perguruan Tinggi, KADIN Medan dan FISIP USU Teken MoA

Pendidikan

Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, KADIN Medan dan FEB USU Teken MoA

Pendidikan

Gubernur Sumut Ajak PTS di Sumut Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Bonus Demografi

Pendidikan

Program Penyuluhan Agama, Kankemenag Karo Koordinasi dengan Dinsos Sumut

Pendidikan

Hasil Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenag Segera Diumumkan

Pendidikan

Pendaftaran Seleksi Siswa Baru Madrasah Aliyah Negeri Dibuka 10 Januari