Beritasumut.com-Pembelajaran istilah berbahasa Inggris pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) amat diperlukan untuk memenuhi tuntutan pengembangan dan akselerasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) sederajat. Meski demikian, dalam pelaksanaan pembelajaran konvensional, guru kerap kesulitan memperkenalkan istilah asing tersebut bagi siswa. Karenanya dibutuhkan media pembelajaran yang menarik dan atraktif untuk merangsang minat dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Demikian ungkap Ketua Tim Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan, Sujarwo SPd MPd, didampingi Wariyati SPd MHum selaku anggota pelaksana, kepada wartawan, Senin (28/12/2020).
Sujarwo mengatakan, menyadari urgensi kompetensi berbahasa asing tersebut, Tim Dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurus Salam yang berlokasi di Jalan Perwira Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (17/12/2020) lalu.
"Berdasarkan hasil analisis kebutuhan Sekolah, Tim Pengabdian merumuskan beberapa solusi terkait pembelajaran daring dan kendala-kendala yang dimiliki. Beberapa kendala tersebut meliputi, kurang aktifnya siswa dalam berinteraksi selama proses pembelajaran dan menurunnya antusiasme belajar siswa," jelas Sujarwo.
Program implementasi games dan media ideaboardz pada pembelajaran IPA, sambungnya, dapat digunakan untuk mengundang kembali antusiasme dan keaktifan siswa yang berangsur hilang karena Pembelajaran Jarak Jauh. "Di masa pandemi Covid-19, PJJ tidak dapat dihindari, karena itu Tim Pengabdian sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Dalam hal ini, tim memberikan pendampingan dan pelatihan meliputi Pelatihan Pengenalan Istilah Berbahasa Inggris pada pembelajaran IPA dengan menerapkan Games Edukasi dan pengenalan media belajar daring Ideaboardz," paparnya.
Di samping itu, Sujarwo juga menyatakan perihal pentingnya memfokuskan kemampuan siswa MI tak hanya pada sisi Afektif semata, namun juga Kognitif dan Psikomotorik siswa. "Kompetensi ini harus terus diasah dan dikembangkan, sehingga semangat belajar siswa terus berkembang dan tujuan pembelajaran tercapai," harapnya.
Para guru terlihat antusias mengikuti pelatihan dan pendampingan ini. Tim juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak sekolah yang dipimpin Kepada MIS Nurus Salam, Heny Hanifah SPdI. (BS02)