Beritasumut.com-Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Medan menerima kunjungan silaturrahmi MIN 1 Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam rangka study banding Adiwiyata Nasional, Kamis (24/12/2020).
Disambut Kepala MIN 12 Medan Dra Nuraisyah Rahma Siregar MA, beserta seluruh guru dan staf, Kepala MIN 1 Tapteng Jusliani Barus SPd menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan silaturrahmi ini untuk mempelajari cara menjadi sekolah adiwiyata, dan fasilitas apa saja yang harus ada serta termasuk bagaimana proses penyusunan dokumen adiwiyata tersebut.
Kepala MIN 12 Medan menjelaskan, MIN 12 berhasil meraih Adiwiyata Nasional pada tahun 2018. "Adiwiyata merupakan pembiasaan dan budaya pelestarian lingkungan hidup kerjasama semua komponen di madrasah yang didasarkan pada aspek kurikulum, kebijakan, partisipatif serta sarana dan prasarana yang berwawasan lingkungan hidup," ujar Dra Nuraisyah Rahma Siregar MA, dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Jumat (25/12/2020).
Dijelaskannya, penghargaan adiwiyata diberikan karena kepedulian sekolah/madrasah kepada lingkungan hidup. "Salah satu kriteria penilaian adalah penghijauan. Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah/madrasah harus bekerjasama dengan seluruh pihak, termasuk masyarakat sekitar sekolah/madrasah, termasuk melibatkan siswa agar mereka terbiasa memelihara lingkungan," jelas Nuraisyah.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Tapteng, Jusliani Barus SPd melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendukung yang diperlukan sebagai madrasah adiwiyata, seperti bank sampah, green house, komposting, galeri dan lokasi pembibitan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar MIN 12 Medan atas sambutan hangatnya dan berbagi tentang program adiwiyata dan berharap bisa diaplikasikan di MIN 1 Tapteng," pungkasnya. (BS09)