Ketua TP PKK Sumut Buka Advokasi Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan

- Jumat, 18 Desember 2020 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122020/_599_Ketua-TP-PKK-Sumut-Buka-Advokasi-Perempuan-dan-Anak-dari-Tindak-Kekerasan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM) dan merupakan kejahatan kemanusiaan. Banyak faktor yang menyebabkan masih banyaknya kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak seperti persepsi lama, budaya dan ekonomi.

Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi sebelum membuka secara resmi kegiatan 'Advokasi Perempuan dan Anak dari Tindakan Kekerasan di Masa Pandemi', dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 tahun 2020, di Gedung Futsal Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Jalan Willem Iskandar Medan, Kamis (17/12/2020).

Hadir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nurlela, serta sejumlah pejabat dan 100-an peserta advokasi dari berbagai tempat yang terdiri dari para perempuan dan penyandang disabilitas.

Dalam upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak oleh negara, lanjut Nawal, diperlukan layanan yang meliputi medis, psikologis, bantuan hukum dan lainnya. Pemerintah bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi, membela dan menjamin HAM setiap warga negara dan penduduknya, termasuk perempuan lansia dan disabilitas.

“Peningkatan layanan terpadu terhadap korban kekerasan, pengembangan layanan yang optimal dalam menanggulangi masalah kekerasan diperlukan lembaga teknis yang memiliki fungsi koordinasi, fasilitatif dan pelayanan prima. Keberhasilan lembaga sangat ditentukan oleh kemampuan berkoordinasi dan memfasilitasi setiap program dengan lembaga terkait,” ujar Nawal.

Karena itu, sangat penting sekali bagi perempuan sebagai pertahanan keluarga, sekaligus mengatur manajemen keluarga terutama di masa pandemi Covid-19 dengan mendorong penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) bagi anak dan suami. Meski begitu, menurut Nawal, kerentanan perempuan menerima perlakuan kekerasan bukan berarti lemah. Namun diakuinya, masalah keluarga yang disebabkan faktor ekonomi misalnya juga terjadi, serta tidak jarang yang berujung perkelahian serta perceraian.

Sekdaprov Sumut Sabrina menyebutkan, bahwa pertemuan tersebut juga menjadi momentum silaturahmi dengan para perempuan dan penyandang disabilitas. Mengingat selama beberapa waktu belakangan, warga lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. “Di masa pandemi Covid-19 ini, jangan kita menganggap ini hanyalah musibah dan selalu merugikan. Karena tidak ada ketentuan Tuhan yang merugikan umat. Mari kita coba menyingkap makna apa yang dimaksudkan Tuhan dengan datangnya wabah penyakit ini,” sebut Sabrina.

Yang pertama, lanjut Sabrina, adalah kebersamaan dan keakraban dengan keluarga di rumah. Kemudian munculnya kreativitas warga dalam berupaya melakukan kegiatan yang produktif guna meningkatkan perekonomian. “Karena dengan wabah ini, memang katanya ekonomi menurun, tetapi kreativitas meningkat. Ada yang membuat makanan olahan, kerajinan dan seabagainya yang bisa menghabiskan waktu tetapi produktif. Begitu juga berdoa, semakin bertambah intensitasnya. Tetapi tolong di rumah dan di lingkungan tetangga terus kita sosialisasikan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” jelas Sabrina.

Usai kegiatan, Ketua TP PKK Sumut bersama Sekdaprov dan Kadis PPPA membagikan bingkisan kepada 100-an peserta kegiatan advokasi yang terdiri dari kaum perempuan, perempuan lansia dan penyandang disabilitas. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pj Gubernur Sumut Kirimkan Tim dan Bantuan untuk Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan

Pendidikan

Tekan Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Sumut Pj Gubernur Teken Kerja Sama dengan LPSK di Hari Kartini

Pendidikan

Penyiraman Air Terhadap Anak di Bawah Umur, Three One Gulo Minta Polrestabes Medan Segera Menangkap Pelaku

Pendidikan

Tak Terima Anaknya Dituduh Curi Pensil, Orang Tua Lapor Polisi

Pendidikan

Beri Atensi pada Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sumut, Edy Rahmayadi Perintahkan OPD Tangani dan Dampingi Korban

Pendidikan

Nawal Lubis : Stop Kekerasan Terhadap Anak Harus Jadi Gerakan Bersama