Sekdaprovsu Sabrina Sebut Gubernur Usulkan Kongres Bahasa 2023 Digelar di Sumut

- Selasa, 27 Oktober 2020 18:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102020/_5946_Sekdaprovsu-Sabrina-Sebut-Gubernur-Usulkan-Kongres-Bahasa-2023-Digelar-di-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengajukan permohonan kepada Pemerintah Pusat agar Kongres Bahasa XII Tahun 2023 digelar di Sumut. Mengingat Sumut adalah daerah yang memiliki sejarah dan kepeloporan Bahasa Indonesia yang panjang.Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina saat membuka Gelar Wicara Nasional Bahasa dan Kemandirian Bangsa 'Menjalin Indonesia dari Provinsi Sumut melalui Titik Nol Barus' di Hotel Polonia, Jalan Sudirman Medan, Selasa (27/10/2020).“Kami bermaksud mengajukan permohonan kepada Presiden RI melalui Mendikbud, agar penyelenggaraan Kongres Bahasa tahun 2023 dapat ditempatkan kembali di Medan atau bisa dimungkinkan di Barus, sebagai napak tilas atau jejak awal Melayu sebagai lingua franca yang menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia,” ujarnya.Pada tahun 1954, Sumut khususnya Kota Medan, pernah menjadi tuan rumah Kongres Bahasa II. Mohammad Yamin sebagai Menteri Pendidikan Nasional Indonesia saat itu menunjuk Kota Medan lantaran dianggap sebagai kota yang memelihara penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.Atas dasar sejarah tersebut, Pemprov Sumut mengharapkan Kongres Bahasa kembali diadakan di Sumut. “Alasan M Yamin atau Menteri Pendidikan saat itu, di Kota Medan Bahasa Indonesia terpelihara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjembatani kemajemukan masyarakat,” katanya.Sejarah Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan juga tidak terlepas dari peran tokoh pemuda Sumut seperti Tengku Amir Hamzah dan Sanusi Pane. Karena itu, Pemprov Sumut sangat menghargai jasa keduanya. Pemprov Sumut akan merevitalisasi makam Tengku Amir Hamzah menjadi makam yang lebih layak sebagai Pahlawan Nasional.Sementara untuk Sanusi Pane, Pemprov Sumut sangat mendukung usulan agar tokoh pemuda tersebut menjadi Pahlawan Nasional. Sanusi Pane dianggap sebagai tokoh yang memperjuangkan lahirnya bahasa persatuan. “Pemprov sangat mendukung usulan pengangkatan Sanusi Pane sebagai Pahlawan Nasional,” sebutnya.Usai membuka acara, Sekdaprov Sumut Sabrina juga menyampaikan, jika Kongres Bahasa diadakan di Sumut, akan mendatangkan kunjungan yang banyak ke daerah ini. Terutama dari negara serumpun atau tetangga seperti Malaysia yang dekat dengan Bahasa Indonesia. “Kalau diadakan di sini, banyak orang kemari apalagi saat pandemi berlalu. Jadi Sumut kunjungannya banyak, dan ekonomi tergerak. Saya juga yakin tidak hanya dari Indonesia saja, bisa saja negara serumpun yang berkaitan dengan bahasa Melayu juga datang,” ujar Sabrina.Ketua Forum Silaturahmi Guru Besar Sumut Amrin Saragih juga sepakat Kongres Bahasa jika diadakan di Sumut. Menurutnya usulan tersebut wajar, lantaran Sumut sangat berperan dalam pengembangan Bahasa Indonesia. “Sumut sangat berperan dalam pengembangan Bahasa Indonesia. Perlu kita ingat sejumlah pengarang atau sastrawan hingga surat kabar di Sumut memegang peran penting dalam pengembangan Bahasa Indonesia,” kata Amrin.Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Abdul Khak menyampaikan, persoalan kebahasaan tidak lepas dari persoalan kebangsaan. Dalam konteks Indonesia, bahasa adalah ruh pengingat persatuan. Sumut tidak terlepas dari sejarah pelopor persatuan tersebut. “Sumut bergeliat, Sumut bagian tak terpisahkan dalam perjalanan bahasa negara dan dalam perjalanan bangsa dan NKRI,” ujar Abdul. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Pendidikan

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Pendidikan

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Pendidikan

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal

Pendidikan

Jajaki Kerja Sama dengan SUCOFINDO, Pj Gubernur Sumut Sebut Ini Kerja Sama yang Strategis

Pendidikan

Warga Asal Sumut Antusias Ikuti Temu Ramah Pemprov di Pesta Pulau Pinang