Lantik 5 Kepsek, Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Langsung Pembangunan SMAN 2 Plus Panyabungan

- Kamis, 08 Oktober 2020 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102020/_4930_Lantik-5-Kepsek--Gubernur-Edy-Rahmayadi-Tinjau-Langsung-Pembangunan-SMAN-2-Plus-Panyabungan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik 5 orang Kepala Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Negeri dan menyerahkan SK PNS pada 52 pegawai di jajaran Dinas Pendidikan Sumut, Rabu (07/10/2020), di Aula Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Komplek Perkantoran Payaloting Parbangunan, Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).Para kepala sekolah (Kepsek) yang dilantik adalah Kepala Sekolah SMAN 2 Plus Panyabungan Madina Hendri, Kepala Sekolah SMAN 1 Arse Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Awal Sakti Harahap, Kepala Sekolah SMAN 1 Padang Bolak Padanglawas Utara Parulian, Kepala Sekolah SMAN 1 Angkola Barat Kabupaten Tapsel Salamat Siregar, dan Kepala Sekolah SMKN 2 Panyabungan Kabupaten Madina Safri Rambe.Dalam arahannya, Gubernur meminta para kepsek dan guru yang baru dilantik untuk menanamkan rasa ikhlas dan jujur dalam diri dan mengajarkannya pada anak didik semuanya. Karena guru adalah cerminan baik dalam kehidupan, penampilan dan tingkah laku. “Makanya itu saya minta pada guru, dalam kehidupan, penampilan dan tingkah laku anda ditiru oleh anak didik Anda. Masa depan Sumut ada di pundak para guru. Rasa ikhlas dan jujur, saya minta untuk ditanamkan pada diri kita dan diajarkan pada anak didik kita semua,” ucap Edy Rahmayadi.Edy Rahmayadi mengatakan, untuk selanjutnya akan meminta pada Kementerian Pendidikan dalam penunjukan dan pemilihan Kepsek SMA/SMK langsung dipilih oleh Gubernur. Selanjutnya kepsek ini akan diberikan pelatihan (diklat) yang menguasai semua ilmu pengetahuan di tingkat sekolah menengah. “Saya akan meminta ini pada Menteri Pendidikan, ke depan akan memilih langsung Kepsek,” katanya.Hal ini, menurut Edy, perlu dilakukan karena dia fokus ingin membangun dunia pendidikan di Sumut. Dijelaskannya, kriteria yang akan dipilih sebagai Kepsek yakni berdasarkan kemampuan, kekuatan dan track record keluarga, serta nilai tambah dari penampilan Kepsek itu sendiri. Kemampuan, maksudnya adalah ilmu yang dimiliki untuk menjadi seorang pendidik, baik formal maupun nonformal. Kekuatan, yakni berapa tahun pengalaman mengajar dan track record keluarga juga akan menjadi pembahasan penilaian.“Selain itu postur juga merupakan nilai tambah dari seorang leader. Karena melihat dari wajah sekolah yang dia pimpin, bisa dilihat dari postur dan penampilan Kepsek itu sendiri,” kata Gubernur yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.Turut hadir dalam pelantikan tersebut Pjs Bupati Madina Dahler Lubis, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Effendy Pohan, Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali, Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis.Usai melantik Kepsek SMAN/SMKN dan menyerahkan SK PNS, Gubernur Edy Rahmayadi bersama rombongan meninjau pembangunan renovasi gedung SMAN 2 Plus Panyabungan yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Bupati Madina. Edy berpesan pembangunan SMAN 2 Plus yang masih berlangsung untuk dikerjakan secara baik dan benar, dengan mengusung konsep bangunan yang modern dan nyaman.Kepada Kepsek SMAN 2 Plus Hendri, Gubernur meminta untuk meningkatkan mutu pendidikan dan proses belajar mengajar. Ke depan, Gubernur menekankan yang masuk ke SMAN 2 Plus adalah siswa terpilih yang memiliki tingkat kemampuan belajar lebih dari siswa lainnya. “Jangan ada karena Orangtuanya pejabat dan lainnya bisa masuk kemari, akan tetapi berdasarkan kepintarannya. Dan bagi siswa yang tidak mampu tapi berprestasi, saya minta Dinas Pendidikan untuk menyiapkan beasiswa untuk hal ini,” katanya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional

Pendidikan

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Pendidikan

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Pendidikan

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Pendidikan

Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur

Pendidikan

Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat