Ingin Tembus Pasar Lokal dan Supermarket, Dosen Biologi FMIPA Unimed Kembangkan Budidaya Jamur Tiram

- Minggu, 13 September 2020 08:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092020/_4650_Ingin-Tembus-Pasar-Lokal-dan-Supermarket--Dosen-Biologi-FMIPA-Unimed-Kembangkan-Budidaya-Jamur-Tiram.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dosen Biologi FMIPA Unimed lakukan pengembangan budidaya jamur tiram di lingkungan kampus FMIPA Unimed. Dengan Ketua tim Dr Martina Retuati MSi beranggotakan Ahmad Safwan S Pulungan SPd MSi dan Ricky Andi Syahputra SPd MSc. Kegiatan tersebut merupakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2020.

Kegiatan yang dibuka di pelataran Lab Biologi tersebut dibuka Dekan FMIPA Dr Fauziyah Harahap MSi, Wakil Dekan III Drs M Yusuf Nasution MSi, Ketua LPPM Prof Dr Baharuddin MPd, Wakil Ketua Dewan Riset Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Prof Dr Abdul Hamid K MPd, Ketua Badan Pengelola Usaha (BPU) Dr Zulkarnain, Dosen dan Mahasiswa Biologi Unimed.

“Budidaya jamur tiram pernah dirintis di tahun 2018 dan sudah berhasil membuahkan hasil yang menggembirakan. Dahulu kita masih memiliki 1300 baglog, saat ini sudah 5000 baglog. Tahun 2020 ini, program pengabdian masyarakat ini dikembangkan kembali untuk mendapatkan hak paten, sertifikat halal dan juga mengembangkan pengemasannya agar bisa menjadi bagian unit bisnis. Diharapkan agar program ini terus dikembangkan sehingga dapat menempus pasar lokal maupun supermarket sehingga menjadi pemasukan bagi Universitas," ujar Ketua Tim Dr Martina dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (13/09/2020).

Senada, Ketua LPPM Prof Dr Baharuddin mengatakan budidaya jamur ini bisa dikembangkan menjadi unit bisnis baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus."Kuliner berbahan jamur saat ini memiliki peminat yang besar. Kami juga mendukung agar proses sertifikat halal segera melekat pada produk ini. Di samping itu, kami harapkan budidaya jamur ini juga bia dikembangkan pada mahasiswa, sehingga tidak hanya pengabdian tetapi juga menjadi peluang usaha yang menjanjikan," katanya.

Dekan FMIPA Dr Fauziyah Harahap mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Pengembangan Budidaya Jamur yang dilakukan di lingkungan kampus FMIPA Unimed. "Program ini kami harapkan dapat terus dikembangkan dan juga menjadi bahan praktek dan penelitian bagi mahasiswa. Selain itu, juga dapat memberikan pemasukan bagi kampus," jelasnya.

Apresiasi juga diberikan Wakil Ketua Dewan Riset Sumut Prof Dr Abdul Hamid. Di masa pandemi saat ini, katanya, ketahanan pangan menjadi topik hangat yang diperbincangkan baik dalam skala nasional maupun global. Budidaya jamur ini merupakan salah satu solusi ketahanan pangan dan pendapatan bagi masyarakat. "Kami juga akan mengajukan hal ini kepada Gubernur Sumatera Utara untuk menjadi salah satu program pengabdian masyarakat," pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana

Pendidikan

PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital

Pendidikan

PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi