Beritasumut.com-Menko Kemaritiman dan Investasi RI Luhut B Panjaitan mendukung dan mengharapkan pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kepariwisataan Negeri 3 Balige agar benar-benar bermutu nantinya.Hal ini disampaikan Menko Luhut dalam sambutannya yang disampaikan secara daring pada acara peletakan batu pertama SMKN 3 Balige di Desa Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Menurut Luhut, keberadaan SMK Kepariwisataan ini dapat mendukung era pariwisata massal yang saat ini berubah ke kuantitas akibat pandemi Covid-19 dengan prinsip berinovasi ,beradaptasi global."Apalagi akan ada jalan tol dari Tebing Tinggi sampai ke Parapat dan akan dibangun Hospital (rumah sakit) bertaraf internasional, semuanya mendukung pariwisata Danau Toba," ungkapnya dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (30/08/2020).
Dia juga meminta pekerja pembangunan gedung ini bekerja secara baik dan memiliki disain yang baik pula."SMK ini harus didukung kampus, kurikulum, guru yang bermutu.Juga ada asramanya, sehingga mendapat out put yang bermutu juga," jelasnya.
Sebelumnya, Plt Kadis Pendidikan Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Lasro Marbun di lokasi melaporkan lahan pembangunan SMK ini berbiaya sebesar Rp 6 Miliar dari APBN Tahun 2020 (fisik meubel Rp.3,2 M dan peralatan Rp.2 8 M) di tanah seluas 10.070 M2 hasil hibah warga setempat melalui Pemkab Toba. Pembangunan dimulai akhir Agustus-Desember 2020.
Lasro juga menyebutkan SMK bantuan fasilitasi Unit Sekolah Baru dari Direktorat SMK Kemendikbud RI ini didukung Kemenko Kemaritiman dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. SMK ini memiliki kompetensi keahlian bidang Perhotelan dan Tata Boga.Kehadiran SMK ini, kata Lasro juga untuk merespon dan mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba sebagai salah satu destinasi utama pariwisata nasional.
Sementara itu, Bupati Toba Darwin Siagian menyambut baik dan bersyukur karena akan dimulainya pembangunan sekolah SMK Pariwisata yang tujuannya untuk mendukung destinasi pariwisata."Tahun ajaran akan dimulai pada tahun 2021 mendatang," terangnya.(BS09)