Berikut Ini 10 Prodi Favorit Unimed pada SNMPTN 2020

- Minggu, 15 Maret 2020 10:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032020/8589_Berikut-Ini-10-Prodi-Favorit-Unimed-pada-SNMPTN-2020.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 ditutup pada akhir Februari lalu. Jumlah pendaftar secara nasional sebanyak 493.750 siswa yang berasal dari 15.272 sekolah. Sedangkan pendaftar yang memilih Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 13.715 siswa. Mereka memperebutkan kuota SNMPTN Unimed sebanyak 1.400 kursi yang tersebar pada 51 Program Studi (Prodi).

 

Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (15/03/1010), 10 Prodi favorit dengan peminat terbanyak di Unimed pada SNMPTN 2020 adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 2259 peminat; Manajemen, 913 peminat; Pendidikan Matematika, 817 peminat; Pendidikan Bimbingan dan Konseling, 693 peminat; Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 671 peminat, Pendidikan Bahasa Inggris, 664 peminat, Akuntansi, 650 peminat; Pendidikan Biologi, 607 peminat; Gizi, 542 peminat, dan Pendidikan Tata Busana, 541 peminat.

 

Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes mengatakan, Prodi PGSD setiap tahunnya selalu menempati urutan pertama peminat tertinggi pada penerimaan mahasiswa baru di semua jalur. Hal ini mengindikasikan, banyak masyarakat yang berminat kuliah di Prodi PGSD tersebut. Kemungkinan dilatarbelakangi oleh peluang kerja lulusan Prodi PGSD yang menjanjikan, dan peluang langsung kerja setelah tamat jadi acuan masyarakat. 

 

"Untuk Prodi yang lain yang diminati oleh masyarakat secara general tidak mengalami perubahan berarti. Artinya setiap tahun memang 10 Prodi tersebut di atas yang di minati oleh masyarakat," ungkap Rektor.

 

Lebih jauh Dr Syamsul mengungkapkan bahwa persaingan di SNMPTN 2020 cukup ketat, karena ada perubahan kuota dari panitia pusat dan masing-masing PTN untuk jalur SNMPTN. "Saat diumumkan jalur SNMPTN pada 8 April nanti, bagi siswa/i yang belum dinyatakan lulus, masih ada jalur SBMPTN yang koutanya di setiap PTN lebih banyak dari SNMPTN. Kemudian setelah SBMPTN, juga masih ada jalur Seleksi Mandiri di setiap PTN. Kunci suksesnya untuk bisa diterima kuliah di PTN pilihan, sesungguhnya melalui banyak-banyak berdoa, berusaha belajar secara maksimal, dan persiapkan pengetahuan dan mental dengan baik. Tidak ada kata terlambat, jika ada niat baik dan kesungguhan untuk sukses, pasti akan ada jalan untuk meraihnya," paparnya.

 

Hasil seleksi SNMPTN 2020 akan diumumkan pada 8 April 2020 mendatang. Seleksi SNMPTN dilakukan dengan tahapan sebagai berikut, siswa pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. Siswa pendaftar yang memilih program studi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, siswa pendaftar akan diikutkan seleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan daya tampung. 

 

"Kebijakan LTMPT, siswa yang telah lulus jalur SNMPTN 2020 nanti, harus mengambilnya karena tidak akan dapat kembali mendaftar pada jalur SBMPTN. Pilihan Prodi pada jalur SNMPTN yang telah dipilih oleh pendaftar merupakan pilihan final sesuai minat dan bakat yang telah ditentukan," pungkas Rektor.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Lulusan Kampus Energi Didorong Jadi Penggerak Transisi Energi

Pendidikan

Nommensen Festival 2025, Pj Sekda Sumut Harapkan Kampus di Sumut Semakin Aktif Gelar Event Berkualitas

Pendidikan

53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum

Pendidikan

Tinjau SD Yang Terbengkalai, Wakil Walikota Medan Minta Dimanfaatkan untuk Fasilitas Pendukung Belajar dan Mengajar