Kerjasama dengan Malaysia, Unimed Bahas Peran dan Perkembangan Melayu

- Minggu, 01 Maret 2020 08:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022020/5962_Kerjasama-dengan-Malaysia--Unimed-Bahas-Peran-dan-Perkembangan-Melayu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) mengadakan Seminar Pemikiran Melayu Islam dalam Penulisan Kreatif Melayu Nusantara. Seminar ini merupakan kerjasama antara Unimed dengan Institut Pendidikan Guru Darul Aman Kedah, Malaysia. 

 

Hadir dalam acara ini, Dekan FBS Unimed Dr Abdurahman Adisaputera MHum, Wakil Dekan I Dr Wahyu Triatmojo MHum, Wakil Dekan II Dr Masitowarni Siregar MEd, Wakil Dekan III Dr Marice MHum, beserta Kajur, Sekjur dan Kaprodi di lingkungan FBS Unimed.Sedangkan narasumber yang diudangan adalah sejarawan Melayu Dr Phil Ichwan Azhari, Mara Untung Ritonga SS MHum PhD, Dr Tuti Rahayu MSi dari Unimed, Hajjah Bainah Binti Mustafa dari IPG Darulaman Malaysia

 

Dalam kesempatan itu, Dekan FBS Unimed Dr Abdurahman Adisaputera mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa bahasa melayu merupakan salah bahasa yang sudah tersebar di seluruh dunia hal ini dapat dilihat di pesisir sumatera masih banyak masyarakat yang menggunakan bahasa melayu tidak hanya itu di Thailand, Singapura, bahkan di Afrika bahasa melayu juga digunakan. 

 

“Kerajaan Melayu merupakan kerjaan besar yang membangun nusantara ini. Karena itulah saya berharap dengan diadakannya seminar ini dapat meningkatkan wawasan nusantara kita terutama mengenai bahasa melayu selain itu dengan seminar ini dapat mewujudkan jalinan kerjasama antar Institusi baik dalam bidang akademik maupun non akademik untuk meningkatkan kualitas profesionalisme kampus,” ujar Abdurahman dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (01/03/2020).

 

Sementara itu, salah satu narasumber, Dr Phil Ichwan Azhari dalam seminar ini mengungkapkan bahwa Aksara Arab Melayu di Malaysia tulisan Jawi, di Jawa aksara Pegon selama 500 tahun telah menjadi aksara penting yang digunakan dalam bidang politik, ekonomi internasional, pendidikan, sastra, etnosains, dan terutama dalam bidang agama Islam dan juga agama Kristen. 

 

"Teks-teks keagamaan Islam dan sastra beraksara Arab Melayu jumlahnya teridentifikasi puluhan ribu di berbagai museum dan perpustakaan di luar negeri. hal ini ditemukan ketika penggunaan stempel pada jaman dahulu dimana distempel tersebut terdapat tulisan latin arab dengan penggabungan aksara melayu," ujar Dr Phil Ichwan.

 

“Salah satu penemuan yang terbaru adalah Bendera Sisingamangaraja yang terdapat di Museum Belanda. Bendera Sisingamangaraja terdapat di Museum Belanda karena sewaktu masa penjajahan dia dibunuh oleh Belanda dan seluruh hartanya dibawa ke Belanda setelah itu beberapa peninggalannnya diberikan ke Museum Belanda.Salah satu peneliti dari indonesia telah meneliti bendera tersebut dan menemukan tulisan latin arab dan aksara melayu,” ujar sejarawan Indonesia ini.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

Event Gelar Melayu Serumpun Sukses Digelar, Walikota Medan Terima Penghargaan dari Gubsu

Pendidikan

Pj Sekdaprov Sumut Harapkan Buku ‘100 Tokoh Melayu Nusantara’ Mendorong Lahirnya Cendekiawan Baru

Pendidikan

PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana