Santri Rumah Tahfidz As Sakinah Juarai Hifzil Qur'an 30 Juz MTQ Sergai

- Kamis, 27 Februari 2020 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022020/9208_Santri-Rumah-Tahfidz-As-Sakinah-Juarai-Hifzil-Qur--039-an-30-Juz-MTQ-Sergai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Meskipun usia Rumah Tahfidz As Sakinah yang beralamat di Jalan Djamin Ginting, Komplek Citra Garden Medan, baru berjalan dua tahun, namun telah sukses melahirkan para Hafidz Qur'an. Bahkan dibawah asuhan Ustadz Tongku Alamsyah Siregar, para santri tidak hanya sukses menjadi penghafal Al Qur'an namun juga berprestasi di sejumlah event MTQ. 

 

Seperti halnya pretasi yang ditorehkan oleh Muhammad Hafidz Al Ihsan baru-baru ini di MTQ Kabupaten Sergai. Putra pasangan Muhammad Sayuti dan Sartika Wulandari ini sukses menjuarai Cabang Hifzil Qur'an 30 Juz mewakili Kecamatan Perbaungan. Meskipun harus berkompetisi dengan peserta yang usianya jauh diatasnya, Muhammad Hafidz Al Ihsan berhasil menyabet juara pertama. Atas prestasinya ini Muhammad Hafidz berpeluang mewakili Kabupaten Sergai untuk MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

 

"Alhamdulillah, kalau cita-citanya ingin sukses di tingkat Provinsi, habis itu sampai ke tingkat Nasional. Insya Allah setiap harinya terus belajar di bawah bimbingan Ustadz Tongku dan Ustadz-ustadz lainnya di As Sakinah," ujar Muhammad Hafidz Al Ihsan saat dijumpai di Masjid Agung As Sakinah, Komplek Citra Garden Medan, Kamis (27/02/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Hafidz Al Ihsan menyampaikan prestasi yang diraihnya tak lepas dari doa dan dukungan orangtua, Pembina serta para Ustadz pengajar di Rumah Tahfidz As Sakinah. "Sejak mondok di Rumah Tahfidz ini memang suasana lebih nyaman buat menghafal Alquran. Di sini kita benar-benar dituntut fokus untuk belajar saja," ujar Hafidz yang mengaku belajar Al Qur'an karena ingin membahagiakan orangtuanya.

 

Sementara itu Ketua Yayasan As Sakinah, Wahdi Sihombing MPd mengatakan Rumah Tahfidz As Sakinah dapat berkembang hingga saat ini berkat totalitas yang dicurahkan pendirinya yakni H Fikri Andi Akbar Ginting Suka. Bahkan tidak hanya memili santri penghafal Alquran, rumah Tahfidz As Sakinah juga telah membuka pendidikan Tahsin yang juga gratis untuk masyarakat. 

 

"Selain Ustadz Tongku Alamsyah Siregar ada Ustadz lainnya yang membantu anai-anak kita belajar yakni Ustadz Andi Zainal SPdi, Akmalul Ihsan Al Hafiz, Ustadz Fitra Wahyu Limbong, dan Ustadz Rizky Darma Edi. Saat ini santri yang mondok ada 6 orang sedangkan yang belajar Tahsin seratusan lebih. Semuanya gratis," ujar Wahdi Sihombing.

 

Dalam kesempatan itu, Wahdi Sihombing juga menyampaikan beberapa syarat bagi masyarakat yang anaknya ingin mengikuti program Tahfidz diantaranya Lancar dan fasih membaca Alquran, berusia 12-19 tahun, tidak sedang sekolah (atau cuti sementara), mengikuti seleksi menghafal Alquran, berbadan sehat, bersedia mengabdi selama satu bulan setelah tamat, memiliki ahklak dan sopan santun yang baik dan bersedia tinggal di Asrama.

 

"Tidak dipungut biaya. Semua kebutuhannya disediakan. Saat ini Rumah Tahfidz As Sakinah sudah mewisuda 6 orang digelombang pertama. Insyaallah tahun ini sekitar bulan empat ada 6 orang lagi yang diwisuda," terang Wahdi Sihombing.

 

Sementara itu pendiri rumah Tahfidz As Sakinah, H Fikri Andi Akbar berharap keberadaan rumah Tahfidz dapat memberi manfaat bagi masyarakat yang ingin belajar Al Qur'an. Pria yang akrab disapa Haji Romi ini mengaku akan terus mendukung program rumah Tahfidz As Sakinah khususnya dalam melahirkan pembaca dan penghafal Alquran.

 

"Insya Allah setiap tahunnya dari As Sakinah terus lahir para penghafal Alquran 30 Juz. Alhamdulillah ditahun pertama ada 6 Hafidz. Insyaallah tahun ini juga ada 6 Hafidz lagi. Selain program Hafidz ada juga program Tahsin untuk anak-anak setiap harinya dua gelombang sore hari dan malam hari. Rumah Tahfidz ini bisa berkembang berkat doa dan dukungan para jemaah Masjid As Sakinah dan juga para Ustadz yang mendedikasikan ilmu untuk para santri kita," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfidz dan Panti Asuhan Hanifah, Bobby Nasution: Semoga Bermanfaat

Pendidikan

Rumah Tahfidz As Sakinah Kembali Lahirkan Penghafal Al Quran, Anak Wartawan Senior Tahfidz 30 Juz

Pendidikan

Wagubsu Musa Rajekshah Apresiasi Peluncuran Buku Hardi Mulyono dan Rumah Yatim di Desa Klambir 5

Pendidikan

Diikuti Peserta Luar Sumut, Rumah Tahfidz As Sakinah Rekrut 12 Santri Penghafal Al Quran

Pendidikan

Rumah Tahfidz As Sakinah Wisuda Enam Santri Penghafal Alquran

Pendidikan

MTQ Pegagan Hilir, Dewan Hakim Dibaiat Sebelum Bertugas