Dana Sertifikasi Guru TW IV di Tapteng Belum Cair, Bupati Surati Mendikbud

- Minggu, 12 Januari 2020 14:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012020/5454_Dana-Sertifikasi-Guru-TW-IV-di-Tapteng-Belum-Cair--Bupati-Surati-Mendikbud.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani telah menyurati Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), terkait permohonan Dana Tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan (TW) IV Tahun Anggaran 2019.

 

Dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (12/01/2020), hal ini dilakukan Bupati terkait keterlambatan pembayaran TPG TW IV kepada 1.488 guru yang berhak menerima TPG atau lebih dikenal Tunjangan Sertifikasi Guru.Adanya Surat Permohonan yang dilayangkan oleh Bupati dibenarkan oleh Kabag Humas Pemkab Tapteng Darwin Pasaribu terkait belum dicairkannya Tunjangan Sertifikasi Guru TW IV Tahun 2019.

 

“Bukan Pemkab yang menahan dana sertifikasi untuk Triwulan IV Guru tersebut, tetapi Dana Transferan dari Kementerian Keuangan belum sampai.  Sebelumnya, Pemkab Tapteng selalu berupaya agar pembayaran tepat waktu. Hal ini telah di antisipasi dengan Surat Permohonan yang dilayangkan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani tanggal 18 Desember 2019 lalu kepada Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI,” jelas Darwin Pasaribu.

 

Sesuai Surat Permohonan Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani terlihat jelas Surat Berlogo Burung Garuda dan Bupati Tapanuli Tengah dengan nomor surat 900/3350/2019 dijelaskan adanya Permohonan Dana Tambahan Tunjangan Profesi Guru Tahun Anggaran 2019 untuk 1.488 guru.

 

Bupati dalam Suratnya juga menjelaskan total kekurangan dana Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp. 16.900.809.900 yang diperuntukan untuk TPG Triwulan IV.Terkait adanya anggapan unsur kesengajaan dari Pemkab Tapteng 'menahan' Dana Sertifikasi Guru atau TPG ini, Darwin Pasaribu secara tegas membantahnya.

 

“Bagaimana mungkin Pemkab Tapteng menahan-nahan Dana Sertifikasi Guru ini Pak, ini murni dananya belum turun dari pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan. Selain itu, dana ini kan ditransfer langsung ke rekening penerima (guru) beserta besaran nominalnya. Pemkab Tapteng hanya bersifat memberikan data bukan menampung dananya,” tegas Darwin Pasaribu.

 

Darwin juga menjelaskan, Surat balasan dari Kemendikbud belum diterima, untuk memberikan solusi kepada para guru penerima dana sertifikasi, Pihak Pemkab Tapteng akan menambahkan saat Dana Sertifikasi Guru di TA 2020 TW I dicairkan dari pusat.“Akan di-carry over di Triwulan I Tahun 2020, nantinya Pak,“ jelas Darwin.

 

Untuk diketahui, kendala pencairan Dana TFG TW IV bukan hanya terjadi di Pemkab Tapteng. Beberapa daerah juga terjadi hal yang sama diantaranya, Lampung Barat sebanyak 1.270 guru belum menerima dana TPG dengan total dana sebesar Rp14.925.735.020. Kota Pekanbaru, Dana TPG sebesar Rp. 20 milyar belum dicairkan menunggu SK Menteri.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting

Pendidikan

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal

Pendidikan

Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan