Prof Dian Armanto Buka Workshop Percepatan Akreditasi Jurnal di UISU

- Selasa, 26 November 2019 19:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112019/3727_Prof-Dian-Armanto-Buka-Workshop-Percepatan-Akreditasi-Jurnal-di-UISU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kepala Lembaga LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara, Prof Dian Armanto mengaku bangga melihat UISU yang telah memulai pelaksanaan workshop percepatan akreditasi jurnal yang melibatkan pengelola jurnal dari 28 Perguruan Tinggi di Wilayah 1.

 

"Bangga melihat kemajuan UISU memulai pelaksanaan workshop akreditasi jurnal," ucap Kepala Lembaga LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara, Prof Dian Armanto saat membuka acara workshop di Auditorium UISU Jalan Sisingamangaraja Medan," Selasa (26/11/2019). 

 

Dalam acara yang dihadiri Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP itu, Prof Dian Armanto menyebut, kalau jurnal sudah terakreditasi, tidak perlu lagi harus mengirim tulisan ke Scopus untuk mendapatkan guru besar. "Dengan demikian, dosen tidak perlu lagi mengeluarkan dana jutaan rupiah untuk menerbitkan tulisannya di jurnal luar negeri. Cukup di Indonesia, biarlah ke jurnal di UISU saja atau kampus-kampus lainnya. Tidak perlu lagi keluar negeri,” ujarnya. 

 

Sebab, kata Prof Dian, penerbitan tulisan di jurnal terakreditasi akan berpengaruh terhadap pengajuan kepangkatan dosen hingga menjadi guru besar. Termasuk bagi mahasiswa juga dapat dimanfaatkan untuk menerbitkan tulisan hasil-hasil penelitiannya. Saat ini, jelas Prof. Dian, jumlah guru besar semakin sedikit hanya ada 42 Guru Besar. “Tapi kita punya 468 Doktor lagi yang dapat yang dapat memanfaatkan jurnal-jurnal yang akan terakreditasi nanti,” tambahnya. 

 

Kepala Lldikti Wilayah 1 itu, sangat mengapresiasi apa yang sudah dimulai UISU dalam menggelar pelaksanaan workshop percepatan akreditasi jurnal. Dengan sejarah UISU yang merupakan kampus pertama dah sudah hadir sejak tahun 1952, Prof Dian juga berharap UISU menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang mendapatkan akreditasi A. 

 

Pada saat yang sama, Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP, dalam sambutannya mengatakan bahwa tingginya animo peserta membuktikan bahwa workshop percepatan akreditasi jurnal sangat penting untuk pengelolaan jurnal Perguruan tinggi masing-masing. “kegiatan ini akan sangat membantu pengelola jurnal, tidak semata-mata dalam hal menjaring tulisan saja,” ujarnya.

 

Dikatakan Rektor UISU, pihaknya sangat berharap agar kegiatan workshop ini dapat menjadi ajang bagi seluruh peserta untuk samat-sama belajar menambah wawasan, meningkatkan kemampuan untuk menaikkan kualitas jurnal masing-masing. “Melalui workshop ini, pengelola jurnal diharapkan dapat memiiliki panduan dalam pengelolaan jurnal sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. Kita berkepentingan agar jurnal kita semua bisa terakreditasi,” terangnya.

 

Acara yang berlangsung selama satu hari di Auditoirum UISU itu menghadirkan pemateri dari Tim Ristekdikti yakni Iman Rusman, Yoga Dwi Arianda dan Itsar Bolo Rangka. Hadir pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi swasta yang ada di lingkungan Lldikti wilayah 1. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemko Medan dan UISU Berkolaborasi untuk Cetak SDM Berkualitas

Pendidikan

Hadiri Wisuda UISU, Wakil Gubernur Sumut Yakin Wisudawan Mampu Bersaing hingga Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pendidikan

Dr Safrida Dilantik Sebagai Rektor UISU, Edy Rahmayadi Beri Pesan

Pendidikan

Pengurus IKA UISU Dilantik, Ijeck: Bersama-sama Jadikan UISU Sebagai Universitas Kebanggaan

Pendidikan

Edy Rahmayadi Beri Motivasi kepada Mahasiswa Baru UISU, Minta Generasi Muda Memupuk Kejujuran, Kasih Sayang dan Semangat

Pendidikan

Dompet Dhuafa Waspada Teken MoU dengan UISU, Subsidi Mahasiswa Miskin