Hadapi Akreditasi Internasional, Unimed Butuh Orang Energik

- Minggu, 11 Agustus 2019 08:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082019/8873_Hadapi-Akreditasi-Internasional--Unimed-Butuh-Orang-Energik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Setelah menjadi Universitas yang pertama kali mendapatkan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Universitas Negeri Medan (Unimed) terus berbenah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini terlihat pada kegiatan 'Sosialisasi dan Pendampingan pengurusan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET)'.

 

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian MPd ini menghadirkan narasumber Dedison Gasni PhD. Peserta kegiatan ini adalah Wakil Dekan I, Ketua Jurusan dan Ketua Prodi di Lingkungan Unimed.

 

Prof Sahat dalam sambutannya mewakili Rektor mengatakan bahwa pimpinan mendukung sepenuhnya dalam proses sosialisasi dan pendampingan akreditasi internasional tersebut. Menurutnya, dibutuhkan orang-orang yang energik dan 'gila' dalam mengerjakan proses-proses akreditasi internasional ini, karena hanya orang-orang yang mampu bekerja di luar nalar orang biasalah yang mampu mewujudkan kampus Unimed mampu sejajar dengan Universitas di Eropa dan Amerika.

 

"Dan lewat akreditasi internasional inilah pengakuan dunia dapat diwujudkan karena hasil akreditasi tidak hanya tertulis di dalam kertas akan tetapi pengakuan dunia tersebut jauh lebih penting," ungkapnya dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (11/08/2019).

 

Hal senada juga diungkapkan oleh pemateri kegiatan Dedison Gasni yang menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilihat dari output luaran mahasiswa saja akan tetapi juga harus dilihat dari berbagai aspek pasca lulusan dapat di terima di dunia kerja. Permasalahan dunia kerja dan dunia pendidikan sangat berkaitan erat dimana alumni perguruan tinggi akan mendapatkan reward sesuai dengan kualitasnya.

 

Banyak permasalahan perbedaan pendapatan pada perusahaan multi nasional yang membedakan penggajian antara pekerja lokal dengan pekerja dari luar negeri seperti Eropa dan Amerika. Hal ini di karenakan pendidikan di Indonesia banyak belum mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional oleh karena itu pengakuan menjadi sebuah indikator tingkat kualitas pendidikan di Indonesia.

 

“Ketika prodi sudah dapat terakreditasi secara Internasional maka akan berimpilkasi tidak hanya mutu akan tetapi lulusanpun akan mendapat posisi yang setara dengan lulusan dari eropa dan amerika, begitu juga dengan penghasilan yang didapatkan tidak akan ada perbedaan," terang Doktor lulusan Eropa tersebut.

 

Ketua panitia kegiatan Dr Nurkadri MPd mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai pilot project bagi prodi dan jurusan yang berlatar belakang teknik, Engineering, Natural Sains dan komputer agar nantinya ini dapat diikuti oleh prodi-prodi yang lain dengan lembaga akreditasi sesuai dengan bidang dan kejuruannya.“Nantinya kita akan dampingi prodi-prodi untuk dapat di akreditasi oleh lembaga-lembaga internasional agar mutu pendidikan akan dapat sejajar dengan prodi-prodi yang ada di dunia," pungkas Doktor bidang olah raga tersebut.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana

Pendidikan

PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital

Pendidikan

PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi