Pemko Medan Minta Ada Penambahan Sekolah Negeri ke Komisi X DPR RI

- Jumat, 26 Juli 2019 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072019/8892_Pemko-Medan-Minta-Ada-Penambahan-Sekolah-Negeri-ke-Komisi-X-DPR-RI-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI dalam rangka masa persidangan V tahun sidang 2018-2019 di Balai Kota Medan, Jumat (26/07/2019). Melalui kunjungan kerja (kuker) ini diharapkan Komisi X DPR RI dapat membantu Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mengatasi permasalahan khususnya di bidang Pendidikan.

 

Rombongan kunker ini dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati yang hadir bersama anggota Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra, Dr Sofyan Tan, Arzeti Bilbina, Yayuk Basuki, Mustafa Kamal, Anwar Idris serta Anas Thahir. Dalam pertemuan tersebut Komisi X DPR RI menyampaikan sejumlah kuisioner ke Pemko Medan terkait pencapaian program pembangunan di Kota Medan.

 

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Medan menyambut baik kehadiran Komisi X DPR RI, sebab melalui kunker ini Pemko Medan dapat menyampaikan permasalahan yang dapat disampaikan kepada Pemerintah Pusat. 

 

"Salah satunya terkait pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Sebab tahun ini mulai diberlakukannya sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru.Kami berharap penerapan zonasi tidak kaku, ada fleksibilitas.Penerapan zonasi belum bisa sepenuhnya diberlakukan di Kota Medan.Sebab, masih ada beberapa wilayah atau kecamatan yang belum memiliki sekolah.Selain itu di Medan bagian utara saat ini kekurangan sekolah negeri, sehingga siswa mau mendaftar ke sekolah lain, tapi terkendala zonasi," papar Wakil Wali Kota.

 

Dijelaskan Wakil Wali Kota, Pemko Medan hanya mengelola SD dan SMP Negeri. Saat ini Ada 2 kecamatan di Medan yang belum punya SMP Negeri, yakni Medan Polonia dan Medan Perjuangan. "Untuk itu melalui Komisi X kami meminta agar bisa menambah jumlah sekolah negeri," jelasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati dalam sambutannya menjelaskan maksud dan tujuan kunker ini adaah dalam rangka reses masa persidangan V Tahun sidang 2018-2019 menyangkut Bidang pendidikan dan kebudayaan serta Pariwisata.

 

Lanjutnya, adapun kunjungan di Kota Medan difokuskan terhadap bidang Pendidikan. Di mana rombongan Komisi D ini datang ke Medan untuk melihat langsung berbagai permasalahan yang ada di bidang Pendidikan. Salah satunya yang disampaikan Wakil Wali Kota Medan terkait dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

 

"Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan pada dasarnya menerapkan PPDB dengan sistem zonasi memiliki konsep yang baik. Akan tetapi kenyataannya masih banyak perangkat di daerah yang belum siap. Tentunya permasalahan ini akan menjadi bahan masukan bagi Komisi X yang aman dibahas dalam rapat dengan Pemerintah Pusat," terangnya.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Pendidikan

Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Pendidikan

Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan