UINSU-Tanoto Foundation Latih Ratusan Guru Madrasah Swasta di Sunggal

- Jumat, 14 Juni 2019 19:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062019/6587_UINSU-Tanoto-Foundation-Latih-Ratusan-Guru-Madrasah-Swasta-di-Sunggal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS02
Beritasumut.com-Peduli dengan peningkatan mutu madrasah swasta, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menggandeng Tanoto Foundation melatih para guru madrasah dengan modul pelatihan praktik baik dalam pembelajaran, manajemen sekolah, dan budaya baca Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) selama tiga hari (14-17/06/2019) di Madrasah Miftahul Falah Diski, Jalan Paya Bakung, No.24, Desa Sumber Melati, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. 

 

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UINSU, Dr H Amiruddin Siahaan MPd menyebutkan, ada 104 orang guru dan 18 Kepala MI mengikuti pelatihan yang diinisiasi secara mandiri oleh gugus kelompok kerja kepala madrasah wilayah Sunggal.Pelatihan ini, katanya, sebagai wujud tanggungjawab peningkatan mutu sumber daya manusia tenaga

kependidikan.

 

“Peningkatan kualitas pendidikan madrasah tidak akan bisa meningkat dengan sendirinya tanpa ada peran serta dari berbagi pihak. Salah satunya adalah peningkatan sumberdaya manusia tenaga kependidikan dalam hal ini peran guru dan kepala sekolah yang sangat menentukan kualitas lulusan. Kami dari UINSU yang telah bekerja sama dengan Tanoto Foundation selama satu tahun ini merasa perlu mengembangkan praktik baik pendidikan ini kepada sekolah dan madrasah di Sumatera Utara.Kami menerjunkan para Fasilitator Dosen terbaik untuk mendampingi guru dan kepala sekolah agar dapat terjadinya perubahan yang lebih baik di ruang kelas," ungkapnya.

 

Pelatihan ini sendiri dibagi menjadi dua kelompok yang berjalan secara paralel. Para guru didampingi oleh 10 Fasilitator Dosen UINSU dengan materi pelatihan Pembelajaran Aktif, Mengembangkan Pertanyaan dan Lembar Kerja, Pengelolaan Lingkungan Belajar, Mengembangkan Budaya Baca, Praktik Mengajar dan Menyusun Rencana Tindak Lanjut Pelatihan.Sedangkan Peserta Pelatihan dari Kepala Sekolah didampingi oleh 2 Fasilitator Dosen dengan materi pelatihan Pembelajaran Aktif, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Budaya Baca, Pemantauan Sekolah, Meningkatkan Peran Serta Masyarakat, dan Menyusun Rencana Tindak Lanjut Pelatihan. 

 

Yusri Nasution, selaku koordinator Tanoto Foundation Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif penyebarluasan Praktik Baik Pendidikan di lingkungan sekolah Madrasah mitra UINSU. “Kami sangat mengapreseasi guru dan kepala sekolah madrasah mitra LPTK UINSU yang secara swadaya berinisiatif untuk meningkatkan kemampuan diri dengan meluangkan waktu dan materi baik secara pribadi maupun institusi dengan mengikuti Diseminasi Mandiri Program PINTAR. 

 

"Modul Pelatihan yang kita siapkan telah mampu menjawab kebutuhan sekolah dan madrasah dengan penerapan pembelajaran berpikir ringkat tinggi yang bertujuan memfasilitasi siswa dapat berpikir kreatif, percaya diri, berkolaborasi dan memiliki ketrampilan berkomunikasi dengan baik," jelasnya.

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Armianto, menambahkan pelatihan ini mendapat sambutan hangat dengan tingginya minat guru dan kepala sekolah dalam mengikuti Pelatihan Program PINTAR ini.“Kami merasa optimis implementasi Program PINTAR bermanfaat bagi guru dan kepala sekolah madrasah. Ratusan guru mendaftarkan diri untuk menjadi peserta pelatihan dengan biaya sendiri. Ini di luar perkiraan hingga kami harus membuka 6 Kelas ruang pelatihan untuk memenuhi kebutuhan acara. Ke depan kami berharap semua guru dalam gugus wilayah mendapatkan pelatihan yang sama dan dilanjutkan dengan modul berikutnya," pungkasnya.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

CitraLand Tunjukkan Kepedulian Pendidikan Anak Bangsa, Bupati Deliserdang Targetkan 2028 Tak Ada Lagi Sekolah Sore

Pendidikan

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting

Pendidikan

Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan